Hasil Kunker Anggota DPR : dr Sunardi Tidak Melakukan Aksi Terorisme

 


ContentMenarik -  Masih terkait dengan kasus penembakan dr. Sunardi di Solo oleh Densus 88 yang mengakibatkan meninggalnya dokter yang sehari-hari berpraktek di rumahnya dan pesantren daerah Sukoharjo itu meninggal dunia masih menyisakan banyak pertanyaan penting.

Salah satunya seperti yang diungkapkan oleh Romo HR Muhammad Syafii selaku Anggota Komisi III DPR RI yang menyatakan bahwa dr. Sunardi yang tewas di tangan Densus 88 beberapa waktu lalu tidak melakukan aksi terorisme.

Adapun kesimpulan itu diperolehnya usai melakukan kunjungan kerja Komisi III DPR ke Sukoharjo terkait kasus penembakan mati terhadap dokter Sunardi.

“Setelah mendengar langsung pemaparan pihak Densus 88, Romo menyimpulkan dr. Sunardi tidak melakukan tindakan aksi terorisme,” ujar Romo Syafii melalui keterangan tertulisnya, pada Rabu (23 Maret 2022).

Anggota DPR dari Partai Geridnra itu juga mengingatkan, berdasarkan UU Tindak Pidana Terorisme No. 5 Tahun 2018 aksi terorisme merupakan tindakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang dapat menimbulkan korban secara massal dan merusak fasilitas publik. Dimana hal ini sesuai motif ideologi politik dan gangguan keamanan.

Terkait kasus dr. Sunardi, Romo Syafii menyebut tembak mati yang dilakukan Densus 88 Antiteror tidaklah tepat. Terlebih yang bersangkutan tidak membawa senjata tajam.
Dilanjutkan Romo, di pasal 28 UU Nomor 5 Tahun 2018 itu, bahwa penangkapan terduga terorisme harus menjunjung tinggi hak asasi manusia, yang dilakukan secara penuh kehati-hatian. Artinya, dia tidak boleh disiksa, tidak boleh diperlakukan secara kejam, tidak boleh dihina, atau dijatuhkan harkat martabatnya sebagai manusia. “Yang terjadi ini ada kesalahan prosedur,” kata Romo.

“Kita semua berharap, ke depan Densus 88 diharapkan melakukan evaluasi kembali dalam proses penangkapan terduga teroris sesuai yang tertuang dalam UU Tindak Pidana Terorisme No. 5 Tahun 2018,” pungkasnya. 

(Sumber: Panjimas
software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit

 


ContentMenarik -  Masih terkait dengan kasus penembakan dr. Sunardi di Solo oleh Densus 88 yang mengakibatkan meninggalnya dokter yang sehari-hari berpraktek di rumahnya dan pesantren daerah Sukoharjo itu meninggal dunia masih menyisakan banyak pertanyaan penting.

Salah satunya seperti yang diungkapkan oleh Romo HR Muhammad Syafii selaku Anggota Komisi III DPR RI yang menyatakan bahwa dr. Sunardi yang tewas di tangan Densus 88 beberapa waktu lalu tidak melakukan aksi terorisme.

Adapun kesimpulan itu diperolehnya usai melakukan kunjungan kerja Komisi III DPR ke Sukoharjo terkait kasus penembakan mati terhadap dokter Sunardi.

“Setelah mendengar langsung pemaparan pihak Densus 88, Romo menyimpulkan dr. Sunardi tidak melakukan tindakan aksi terorisme,” ujar Romo Syafii melalui keterangan tertulisnya, pada Rabu (23 Maret 2022).

Anggota DPR dari Partai Geridnra itu juga mengingatkan, berdasarkan UU Tindak Pidana Terorisme No. 5 Tahun 2018 aksi terorisme merupakan tindakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang dapat menimbulkan korban secara massal dan merusak fasilitas publik. Dimana hal ini sesuai motif ideologi politik dan gangguan keamanan.

Terkait kasus dr. Sunardi, Romo Syafii menyebut tembak mati yang dilakukan Densus 88 Antiteror tidaklah tepat. Terlebih yang bersangkutan tidak membawa senjata tajam.
Dilanjutkan Romo, di pasal 28 UU Nomor 5 Tahun 2018 itu, bahwa penangkapan terduga terorisme harus menjunjung tinggi hak asasi manusia, yang dilakukan secara penuh kehati-hatian. Artinya, dia tidak boleh disiksa, tidak boleh diperlakukan secara kejam, tidak boleh dihina, atau dijatuhkan harkat martabatnya sebagai manusia. “Yang terjadi ini ada kesalahan prosedur,” kata Romo.

“Kita semua berharap, ke depan Densus 88 diharapkan melakukan evaluasi kembali dalam proses penangkapan terduga teroris sesuai yang tertuang dalam UU Tindak Pidana Terorisme No. 5 Tahun 2018,” pungkasnya. 

(Sumber: Panjimas

0 Response to "Hasil Kunker Anggota DPR : dr Sunardi Tidak Melakukan Aksi Terorisme"

Post a Comment




>