Blakblakan, Refly Harun Sebut Ngabalin Menyebar Kebencian kepada Kelompok Masyarakat

 


Ahli Hukum Tata Negara, Refly Harun blak-blakan menyebut bahwa Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin telah menghina dan menyebarkan kebencian kepada kelompok masyarakat.

Ia mengatakan itu sebagai respons terhadap pernyataan Ngabalin terkait mural mirip wajah Jokowi yang sempat viral.

Seperti diketagui, pada mural itu, nampak gambar wajah mirip Jokowi yang matanya tertutup tulisan “404: Not Found”.

Melalui akun Twitternya, Ngabalin mengatakan bahwa mural itu adalah bentuk penghinaan kepada Kepala Negara dan dapat dipidanakan dengan KUHP pasal 310 ayat 2.

Ia juga menyindir bahwa ada pengamat berwatak kadal kadrun yang menyebut mural itu adalah bentuk kebebasan berekspresi.

Tak sampai di situ, Ngabalin juga menyindir bahwa hanya warga negara kelas kambing yang tidak punya peradaban dan menghina Kepala Negara.

Pernyataan Ngabalin itulah yang ditanggapi Refly dalam video yang diunggah di Channel YouTube Refly Harun pada Kamis, 19 Agustus 2021.

Pertama, Refly mengatakan bahwa pasal yang disebutkan Ngabalin itu bukanlah pasal penghinaan kepada Kepala Negara.

“Penghinaan terhadap kepala negara sudah dihapuskan pasal-pasalnya. Sudah dihapus oleh Mahkamah Konstitusi,” tegasnya, dilansir dari GenPi.

Refly menjelaskan, pasal 310 ayat 2 yang disebut Ngabali. itu adalah pasal umum delik pencemaran nama baik.

Artinya, Jokowi memang bisa mengadu, namun sebagai warga negara, bukan sebagai presiden.

Refly Harun lantas menyindir bahwa salah satu yang menjadi masalah dalam demokrasi saat ini adalag banyak pembantu presiden yang  blingsatan atas eksepresi warga negara.

Padahal, lanjutnya, jangan-jangan Presiden Jokowi sebenarnya biasa saja dan tak terlalu peduli atas mural itu.

“Malah menurut saya, yang menghina, Ngabalin sendiri. Yang menyebarkan kebencian kepada kelompok masyarakat, Ngabalin sendiri sebenarnya,” kata Refly.

“Yaitu dengan mengatakan mereka yang mengatakan ini adalah ekspresi itu adalah bangsanya kadal kadrun. Yang kedua mereka adalah warga negara kelas kambing,” tambahnya. Sumber : Terkini


software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit

 


Ahli Hukum Tata Negara, Refly Harun blak-blakan menyebut bahwa Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin telah menghina dan menyebarkan kebencian kepada kelompok masyarakat.

Ia mengatakan itu sebagai respons terhadap pernyataan Ngabalin terkait mural mirip wajah Jokowi yang sempat viral.

Seperti diketagui, pada mural itu, nampak gambar wajah mirip Jokowi yang matanya tertutup tulisan “404: Not Found”.

Melalui akun Twitternya, Ngabalin mengatakan bahwa mural itu adalah bentuk penghinaan kepada Kepala Negara dan dapat dipidanakan dengan KUHP pasal 310 ayat 2.

Ia juga menyindir bahwa ada pengamat berwatak kadal kadrun yang menyebut mural itu adalah bentuk kebebasan berekspresi.

Tak sampai di situ, Ngabalin juga menyindir bahwa hanya warga negara kelas kambing yang tidak punya peradaban dan menghina Kepala Negara.

Pernyataan Ngabalin itulah yang ditanggapi Refly dalam video yang diunggah di Channel YouTube Refly Harun pada Kamis, 19 Agustus 2021.

Pertama, Refly mengatakan bahwa pasal yang disebutkan Ngabalin itu bukanlah pasal penghinaan kepada Kepala Negara.

“Penghinaan terhadap kepala negara sudah dihapuskan pasal-pasalnya. Sudah dihapus oleh Mahkamah Konstitusi,” tegasnya, dilansir dari GenPi.

Refly menjelaskan, pasal 310 ayat 2 yang disebut Ngabali. itu adalah pasal umum delik pencemaran nama baik.

Artinya, Jokowi memang bisa mengadu, namun sebagai warga negara, bukan sebagai presiden.

Refly Harun lantas menyindir bahwa salah satu yang menjadi masalah dalam demokrasi saat ini adalag banyak pembantu presiden yang  blingsatan atas eksepresi warga negara.

Padahal, lanjutnya, jangan-jangan Presiden Jokowi sebenarnya biasa saja dan tak terlalu peduli atas mural itu.

“Malah menurut saya, yang menghina, Ngabalin sendiri. Yang menyebarkan kebencian kepada kelompok masyarakat, Ngabalin sendiri sebenarnya,” kata Refly.

“Yaitu dengan mengatakan mereka yang mengatakan ini adalah ekspresi itu adalah bangsanya kadal kadrun. Yang kedua mereka adalah warga negara kelas kambing,” tambahnya. Sumber : Terkini


0 Response to "Blakblakan, Refly Harun Sebut Ngabalin Menyebar Kebencian kepada Kelompok Masyarakat"

Post a Comment




>