Analisa KLB Demokrat dengan Perubahan Masa Jabatan Presiden, Natalius Pigai : Rakyat Akan Lawan Jokowi

 


Aktivis HAM asal Papua Natalius Pigai turut mengomentari Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Sibolangit, Deliserdang, Sumatera Utara.

Melalui akun Twitter @NataliusPigai2, Kamis (4/3/2021), Pigai mengingatkan Presiden Joko Widodo agar waspada dengan anak buahnya.

Ia menganalisa digelarnya SI MPR untuk perubahan UUD 1945 jabatan presidne menjadi 7 tahun.

"Pak Jokowi mesti waspada anak buah. Sbg Presiden hrs batasi KLB Demokrat. Krn Sy dgr analisa bhw utk drg SI MPR  prbhn UUD 1945 agar masa jabatan 7 thn Jkw s/d 2027. Jk itu terjadi mk reputasi politik & investasi politik Bp & keluarga akn Sirna & hancur. Rakyat akn Lawan @jokowi," cuit Pigai.

Sebelumnya, ramai dibahas penunjukan Moeldoko menjadi ketum Demokrat dalam KLB Sibolangit. Disinyalir, Moeldoko akan membawa Demokrat masuk pemerintahan sehingga kekuatan koalisi pemerintah di DPR menjadi cukup untuk 'amandemen kelima'.

"Kalau Demokrat masuk pemerintahan, kekuatan pemerintah di Senayan semakin dominan: 83 persen. Modal kuat utk amendemen kelima.", tulis akun @BudiSetyarso.

Sekelompok eks kader Partai Demokrat diketahui menggelar KLB di satu hotel mewah Sibolangit, Deliserdang, Sumatera Utara.

Pada KLB tersebut, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko terpilih jadi Ketua Umum Partai Demokrat.

KLB ini sebelumnya membuat sejumlah politikus Partai Demokrat angkat suara. Seperti diketahui, saat ini partai tersebut diketahui masih diketuai oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Seperti yang diutarakan kader Partai Demokrat Andi Arief. Melalui akun Twitter @AndiArief_ID, Jumat (5/3/2021), Andi menyebut KLB tersebut sebagai abal-abal.

"Tanggapan saya ATAS Penetapan Moeldoko sebagai ketua KLB ilegal: apakah Presisen boleh diimpeach oleh anggota DPR gadungan atau abal abal?" cuitnya.

Pada kicauan selanjutnya, Andi juga menyinggung soal peserta KLB tersebut.

"Ketua dpd yg hadir 0, syarat 2/3. Ketua DPC yg hadir 0 persen ( dari dari Jumlah total 514 ketua DPC. TIDAK ADA ijin Ketua majelis tinggi. Jadi KlB dihadiri peserta Ghaib. KLB bukan hanya abal-abal tapi ghaib. Aya aya wae..," cuit Andi. []
software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit

 


Aktivis HAM asal Papua Natalius Pigai turut mengomentari Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Sibolangit, Deliserdang, Sumatera Utara.

Melalui akun Twitter @NataliusPigai2, Kamis (4/3/2021), Pigai mengingatkan Presiden Joko Widodo agar waspada dengan anak buahnya.

Ia menganalisa digelarnya SI MPR untuk perubahan UUD 1945 jabatan presidne menjadi 7 tahun.

"Pak Jokowi mesti waspada anak buah. Sbg Presiden hrs batasi KLB Demokrat. Krn Sy dgr analisa bhw utk drg SI MPR  prbhn UUD 1945 agar masa jabatan 7 thn Jkw s/d 2027. Jk itu terjadi mk reputasi politik & investasi politik Bp & keluarga akn Sirna & hancur. Rakyat akn Lawan @jokowi," cuit Pigai.

Sebelumnya, ramai dibahas penunjukan Moeldoko menjadi ketum Demokrat dalam KLB Sibolangit. Disinyalir, Moeldoko akan membawa Demokrat masuk pemerintahan sehingga kekuatan koalisi pemerintah di DPR menjadi cukup untuk 'amandemen kelima'.

"Kalau Demokrat masuk pemerintahan, kekuatan pemerintah di Senayan semakin dominan: 83 persen. Modal kuat utk amendemen kelima.", tulis akun @BudiSetyarso.

Sekelompok eks kader Partai Demokrat diketahui menggelar KLB di satu hotel mewah Sibolangit, Deliserdang, Sumatera Utara.

Pada KLB tersebut, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko terpilih jadi Ketua Umum Partai Demokrat.

KLB ini sebelumnya membuat sejumlah politikus Partai Demokrat angkat suara. Seperti diketahui, saat ini partai tersebut diketahui masih diketuai oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Seperti yang diutarakan kader Partai Demokrat Andi Arief. Melalui akun Twitter @AndiArief_ID, Jumat (5/3/2021), Andi menyebut KLB tersebut sebagai abal-abal.

"Tanggapan saya ATAS Penetapan Moeldoko sebagai ketua KLB ilegal: apakah Presisen boleh diimpeach oleh anggota DPR gadungan atau abal abal?" cuitnya.

Pada kicauan selanjutnya, Andi juga menyinggung soal peserta KLB tersebut.

"Ketua dpd yg hadir 0, syarat 2/3. Ketua DPC yg hadir 0 persen ( dari dari Jumlah total 514 ketua DPC. TIDAK ADA ijin Ketua majelis tinggi. Jadi KlB dihadiri peserta Ghaib. KLB bukan hanya abal-abal tapi ghaib. Aya aya wae..," cuit Andi. []

0 Response to "Analisa KLB Demokrat dengan Perubahan Masa Jabatan Presiden, Natalius Pigai : Rakyat Akan Lawan Jokowi"

Post a comment




>