DiMata Najwa Munarman Skakmat Politisi PDIP soal 'Kekerasan FP1'



ContentMenarik -  Acara Mata Najwa tadi malam, Rabu (16/12/2020), mengangkat topik yang lagi menjadi sorotan luas terkait tewasnya enam laskar FPI yang ditembak mati polisi.

Dari pihak FPI sebagai nara sumber hadir Jubir FPI Munarman.

Dari pihak pro pemerintah salah satunya hadir Anton Charliyan dari PDIP.

Politikus PDIP Anton Charliyan menyebut rekam jejak FPI yang melakukan aksi-aksi kekerasan dan intoleran. Sehingga sepak terjang FPI ini mempengaruhi bagaimana sikap aparat dalam mengambil tindakan.


Pernyataan Politikus PDIP ini dijawab Munarman sekaligus menskak mat politisi PDIP tersebut.

 

"Itu kan tindakan personal (anggota FPI atau eks anggota FPI). Kalau kita menghakimi tindakan personal sebagai kebijakan organisasi, bagaimana dengan korupsi yang dilakukan oleh para pejabat negara? Apakah bisa disebut negara itu menyuruh korupsi? Bagaimana dengan tindakan-tindakan dari aparat negara yang lain yang melanggar hukum, apakah itu berarti ada doktrin negara untuk melakukan pelanggaran? Apakah tindakan-tindakan itu dibebankan ke institusi/organisasi? Kan tidak. Kalau hukum itu kan ditanggunjawabnya personal bukan organisasi."

 

"Dan kita (FPI) secara organisasi sudah melarang hal-hal yang demikian. Karena itu di setiap Kartu Anggota FPI sudah tertulis dilarang melakukan hal-hal seperti itu (pelanggaran/kekerasan)," jawab Munarman.

 

Jawaban yang cerdas dan membungkam pernyataan politikus PDIP dan para pendukung pemerintah!

 

Apakah kalau pejabat Mensos Korupsi dana Bansos di masa pandemi, itu pemerintah secara keseluruhan yang harus tanggungjawab? Pemerintahannya dibubarkan?

 

Apakah Mensos yang korupsi yang merupakan politikus PDIP, berarti PDIP yang menyuruh untuk korupsi? Apakah korupsi kader PDIP, yang harus tanggungjawab PDIP? Lalu PDIP harus dibubarkan?

 

NAH LOH..!!

 

Simak video Politikus PDIP vs Munarman di Mata Najwa... tonton sampai akhir. Jawaban Munarman di akhir video.

 

[Video]

software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit



ContentMenarik -  Acara Mata Najwa tadi malam, Rabu (16/12/2020), mengangkat topik yang lagi menjadi sorotan luas terkait tewasnya enam laskar FPI yang ditembak mati polisi.

Dari pihak FPI sebagai nara sumber hadir Jubir FPI Munarman.

Dari pihak pro pemerintah salah satunya hadir Anton Charliyan dari PDIP.

Politikus PDIP Anton Charliyan menyebut rekam jejak FPI yang melakukan aksi-aksi kekerasan dan intoleran. Sehingga sepak terjang FPI ini mempengaruhi bagaimana sikap aparat dalam mengambil tindakan.


Pernyataan Politikus PDIP ini dijawab Munarman sekaligus menskak mat politisi PDIP tersebut.

 

"Itu kan tindakan personal (anggota FPI atau eks anggota FPI). Kalau kita menghakimi tindakan personal sebagai kebijakan organisasi, bagaimana dengan korupsi yang dilakukan oleh para pejabat negara? Apakah bisa disebut negara itu menyuruh korupsi? Bagaimana dengan tindakan-tindakan dari aparat negara yang lain yang melanggar hukum, apakah itu berarti ada doktrin negara untuk melakukan pelanggaran? Apakah tindakan-tindakan itu dibebankan ke institusi/organisasi? Kan tidak. Kalau hukum itu kan ditanggunjawabnya personal bukan organisasi."

 

"Dan kita (FPI) secara organisasi sudah melarang hal-hal yang demikian. Karena itu di setiap Kartu Anggota FPI sudah tertulis dilarang melakukan hal-hal seperti itu (pelanggaran/kekerasan)," jawab Munarman.

 

Jawaban yang cerdas dan membungkam pernyataan politikus PDIP dan para pendukung pemerintah!

 

Apakah kalau pejabat Mensos Korupsi dana Bansos di masa pandemi, itu pemerintah secara keseluruhan yang harus tanggungjawab? Pemerintahannya dibubarkan?

 

Apakah Mensos yang korupsi yang merupakan politikus PDIP, berarti PDIP yang menyuruh untuk korupsi? Apakah korupsi kader PDIP, yang harus tanggungjawab PDIP? Lalu PDIP harus dibubarkan?

 

NAH LOH..!!

 

Simak video Politikus PDIP vs Munarman di Mata Najwa... tonton sampai akhir. Jawaban Munarman di akhir video.

 

[Video]

0 Response to "DiMata Najwa Munarman Skakmat Politisi PDIP soal 'Kekerasan FP1'"

Post a Comment




>