Desak Copot Irjen Fadil dan Dudung, Fadli Zon : Ke 2 nya Penyebab Publik Hilang Percaya


ContentMenarik  -  Beberapa kasus yang terjadi belakangan ini dinilai telah menodai nama baik dan kewibawaan lembaga Kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).


Kasus tersebut salah satunya adalah kasus penembakan enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) yang terjadi di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek pada 7 Desember 2020 lalu.

Penembakan tersebut berbuntut panjang hingga membawa nama aparat Kepolisian menjadi diragukan publik lantaran pengakuan Kepolisian yang berbeda versi dengan pengakuan FPI.


ContentMenarik -  Sementara untuk Pangdam Jaya, Dudung Abdurrahman, namanya mulai menjadi sorotan publik lantaran aksinya mencopot baliho Habib Rizieq Shihab hingga pernyataannya untuk membubarkan ormas FPI.

Menanggapi hal tersebut, Fadli Zon selaku Anggota DPR RI menyarankan agar Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran dan Pangdam Jaya Dudung Abdurrahman dicopot dari jabatannya.

Diungkap melalui akun Twitternya @Fadlizon, Ia menyatakan bahwa kedua orang tersebut telah menodai citra Polri dan TNI.

“Saya sependapat sebaiknya segera copot Kapolda Metro n Pangdam Jaya. Keduanya telah menodai citra Polri m TNI shg terjadi kegaduhan n ketidakpercayaan publik (public distrust). Jadikan institusi TNI n Polri profesional, mengayomi rakyat n menjaga negara,” cuit Fadli Zon.

Menurut Fadli Zon, tindakan-tindakan Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya ini telah menjadi penyebab terjadinya kegaduhan dalam masyarakat.

Fadli Zon juga menyebutkan bahwa tindakan dan sikap kedua orang tersebut telah membuat ketidakpercayaan publik (public distrust).

Sehingga menurut Fadli Zon, institusi TNI dan Polri telah tercoreng dari tujuannya sebagai lembaga yang profesional dan mengayomi rakyat juga negara. 

software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit


ContentMenarik  -  Beberapa kasus yang terjadi belakangan ini dinilai telah menodai nama baik dan kewibawaan lembaga Kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).


Kasus tersebut salah satunya adalah kasus penembakan enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) yang terjadi di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek pada 7 Desember 2020 lalu.

Penembakan tersebut berbuntut panjang hingga membawa nama aparat Kepolisian menjadi diragukan publik lantaran pengakuan Kepolisian yang berbeda versi dengan pengakuan FPI.


ContentMenarik -  Sementara untuk Pangdam Jaya, Dudung Abdurrahman, namanya mulai menjadi sorotan publik lantaran aksinya mencopot baliho Habib Rizieq Shihab hingga pernyataannya untuk membubarkan ormas FPI.

Menanggapi hal tersebut, Fadli Zon selaku Anggota DPR RI menyarankan agar Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran dan Pangdam Jaya Dudung Abdurrahman dicopot dari jabatannya.

Diungkap melalui akun Twitternya @Fadlizon, Ia menyatakan bahwa kedua orang tersebut telah menodai citra Polri dan TNI.

“Saya sependapat sebaiknya segera copot Kapolda Metro n Pangdam Jaya. Keduanya telah menodai citra Polri m TNI shg terjadi kegaduhan n ketidakpercayaan publik (public distrust). Jadikan institusi TNI n Polri profesional, mengayomi rakyat n menjaga negara,” cuit Fadli Zon.

Menurut Fadli Zon, tindakan-tindakan Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya ini telah menjadi penyebab terjadinya kegaduhan dalam masyarakat.

Fadli Zon juga menyebutkan bahwa tindakan dan sikap kedua orang tersebut telah membuat ketidakpercayaan publik (public distrust).

Sehingga menurut Fadli Zon, institusi TNI dan Polri telah tercoreng dari tujuannya sebagai lembaga yang profesional dan mengayomi rakyat juga negara. 

0 Response to "Desak Copot Irjen Fadil dan Dudung, Fadli Zon : Ke 2 nya Penyebab Publik Hilang Percaya"

Post a comment




>