Pidato Jokowi di PBB, Arahan HRS sampai Gatot Nurmantiyo Dicopot


Contentmenarik -  Berita terkait penyampaian pidato Presiden Joko Widodo saat sesi debat umum Sidang Majelis Umum ke-75 Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB menjadi perhatian utama pembaca News and Trending di VIVA.co.id sepanjang Rabu 23 September 2020 dari pagi hingga sore hari.

Pada berita tersebut seperti pembaca tertarik dengan isi pidato Presiden Jokowi yang berbahasa Indonesia di depan para anggota PBB dan menyinggung persoalan pandemi COVID-19 yang sedang menimpa dunia saat ini. Di mana Jokowi berharap semua negara mengedepankan kebersamaan. 

Kemudian, berita terpopuler berikutnya adalah terkait Pilkada 2020 yang kembali di soroti sejumlah pihak karena ada disaat pandemi COVID-19. Salah satunya adalah adanya arahan dari Habib Rizieq yang mendesak Pilkada 2020 untuk ditunda agar tidak menimbulkan malapetaka.

Tak hanya dari para ormas anti pemerintahan, dukungan penundaan Pilkada juga datang dari para artis pendukung Jokowi. Berita ini menjadi terpopuler berikutnya karena artis pendukung Jokowi ini mendesak dan menentang keras rencana Pilkada serentak yang akan dilakukan Desember 2020 ini.

Dan tak kalah menarik perhatian pembaca VIVA.co.id, berita terkait cerita Gatot Nurmantyo dicopot dari jabatan Panglima TNI dan nyinyiran politisi PKS terhadap pidato Presiden Jokowi di Sidang PBB ikut menjadi berita paling banyak di klik masyarakat.

Berikut rincian dari berita-berita tersebut:

  1. Pidato di sidang PBB Berbahasa Indonesia, Jokowi Soroti Vaksin Corona


  1. Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato pada sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum ke-75 Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Rabu pagi, 23 September 2020.

    Dalam pidatonya tersebut, Kepala Negara menyinggung persoalan pandemi COVID-19 yang menimpa dunia saat ini. Menurut Jokowi, dalam situasi seperti ini maka kebersamaan antarnegara harus dikedepankan.

    1. Arahan Habib Rizieq, FPI dan PA 212 Desak Pilkada Maut Ditunda


    FPI di aksi solidaritas muslim Rohingya

    Kesepakatan Pemerintah, DPR, dan KPU yang tetap melanjutkan Pilkada 2020 di tengah pandemi Corona COVID-19 menuai perdebatan. Ada suara desakan agar sebaiknya pilkada serentak gelombang empat itu ditunda.

    Desakan ini disampaikan elemen ormas Islam seperti Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Front Pembela Islam (FPI), dan Persaudaraan Alumni (PA) 212. Mereka memberikan maklumat dan meminta pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo agar sebaiknya menunda pelaksanaan pilkada yang diikuti 270 daerah tersebut.

    1. Artis Pendukung Jokowi Minta Pilkada Ditunda


    Tompi

    Pemerintah didesak menunda pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 yang dijadwalkan pada 9 Desember 2020. Namun, ada saran dari seorang dokter agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunda pelaksaan Pilkada serentak 2020.

    Salah satunya dr Teuku Adifitrian atau biasa dipanggil dr Tompi. Tompi yang juga berprofesi sebagai penyanyi ini menentang keras untuk menuda pelaksanaan pilkada serentak 2020. Hal itu dia utarakan di akun Twitter pribadinya @dr_tompi. “Tunda Pilkada,” seru nya.

    1. Gatot Nurmantyo Beberkan Alasan Dirinya Dicopot dari Panglima TNI


    Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

    Presidium Komite Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, menceritakan kembali latar belakang dicopotnya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari jabatan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI).

    Gatot mengungkap salah satu alasan dicopot sebagai Panglima TNI karena menyelenggarakan nonton bareng (nobar) film sejarah gerakan komunisme di Indonesia, yakni film G30S/PKI. Tiap tanggal 30 September, memang akan selalu diingat sebagai peristiwa pembunuhan oleh PKI.

    1. Pidato Jokowi di Sidang PBB, PKS: Susah, Prestasi Kita Tak Mempesona


    Mardani Ali Sera, Ketua DPP PKS dan Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

    Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato untuk kali pertama di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB, Rabu, 23 September 2020. Pidato tersebut dilakukan secara virtual dan dalam bahasa Indonesia.

    Terkait itu, Ketua DPP Partai PKS Mardani Ali Sera, menilai seruan tersebut seakan Indonesia minta dikasihani. Sebab, saat sejumlah negara lain berhasil mengendalikan COVID-19, kondisi di Indonesia justru sebaliknya. sumber. viva.co.id

software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit


Contentmenarik -  Berita terkait penyampaian pidato Presiden Joko Widodo saat sesi debat umum Sidang Majelis Umum ke-75 Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB menjadi perhatian utama pembaca News and Trending di VIVA.co.id sepanjang Rabu 23 September 2020 dari pagi hingga sore hari.

Pada berita tersebut seperti pembaca tertarik dengan isi pidato Presiden Jokowi yang berbahasa Indonesia di depan para anggota PBB dan menyinggung persoalan pandemi COVID-19 yang sedang menimpa dunia saat ini. Di mana Jokowi berharap semua negara mengedepankan kebersamaan. 

Kemudian, berita terpopuler berikutnya adalah terkait Pilkada 2020 yang kembali di soroti sejumlah pihak karena ada disaat pandemi COVID-19. Salah satunya adalah adanya arahan dari Habib Rizieq yang mendesak Pilkada 2020 untuk ditunda agar tidak menimbulkan malapetaka.

Tak hanya dari para ormas anti pemerintahan, dukungan penundaan Pilkada juga datang dari para artis pendukung Jokowi. Berita ini menjadi terpopuler berikutnya karena artis pendukung Jokowi ini mendesak dan menentang keras rencana Pilkada serentak yang akan dilakukan Desember 2020 ini.

Dan tak kalah menarik perhatian pembaca VIVA.co.id, berita terkait cerita Gatot Nurmantyo dicopot dari jabatan Panglima TNI dan nyinyiran politisi PKS terhadap pidato Presiden Jokowi di Sidang PBB ikut menjadi berita paling banyak di klik masyarakat.

Berikut rincian dari berita-berita tersebut:

  1. Pidato di sidang PBB Berbahasa Indonesia, Jokowi Soroti Vaksin Corona


  1. Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato pada sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum ke-75 Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Rabu pagi, 23 September 2020.

    Dalam pidatonya tersebut, Kepala Negara menyinggung persoalan pandemi COVID-19 yang menimpa dunia saat ini. Menurut Jokowi, dalam situasi seperti ini maka kebersamaan antarnegara harus dikedepankan.

    1. Arahan Habib Rizieq, FPI dan PA 212 Desak Pilkada Maut Ditunda


    FPI di aksi solidaritas muslim Rohingya

    Kesepakatan Pemerintah, DPR, dan KPU yang tetap melanjutkan Pilkada 2020 di tengah pandemi Corona COVID-19 menuai perdebatan. Ada suara desakan agar sebaiknya pilkada serentak gelombang empat itu ditunda.

    Desakan ini disampaikan elemen ormas Islam seperti Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Front Pembela Islam (FPI), dan Persaudaraan Alumni (PA) 212. Mereka memberikan maklumat dan meminta pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo agar sebaiknya menunda pelaksanaan pilkada yang diikuti 270 daerah tersebut.

    1. Artis Pendukung Jokowi Minta Pilkada Ditunda


    Tompi

    Pemerintah didesak menunda pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 yang dijadwalkan pada 9 Desember 2020. Namun, ada saran dari seorang dokter agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunda pelaksaan Pilkada serentak 2020.

    Salah satunya dr Teuku Adifitrian atau biasa dipanggil dr Tompi. Tompi yang juga berprofesi sebagai penyanyi ini menentang keras untuk menuda pelaksanaan pilkada serentak 2020. Hal itu dia utarakan di akun Twitter pribadinya @dr_tompi. “Tunda Pilkada,” seru nya.

    1. Gatot Nurmantyo Beberkan Alasan Dirinya Dicopot dari Panglima TNI


    Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

    Presidium Komite Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, menceritakan kembali latar belakang dicopotnya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari jabatan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI).

    Gatot mengungkap salah satu alasan dicopot sebagai Panglima TNI karena menyelenggarakan nonton bareng (nobar) film sejarah gerakan komunisme di Indonesia, yakni film G30S/PKI. Tiap tanggal 30 September, memang akan selalu diingat sebagai peristiwa pembunuhan oleh PKI.

    1. Pidato Jokowi di Sidang PBB, PKS: Susah, Prestasi Kita Tak Mempesona


    Mardani Ali Sera, Ketua DPP PKS dan Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

    Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato untuk kali pertama di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB, Rabu, 23 September 2020. Pidato tersebut dilakukan secara virtual dan dalam bahasa Indonesia.

    Terkait itu, Ketua DPP Partai PKS Mardani Ali Sera, menilai seruan tersebut seakan Indonesia minta dikasihani. Sebab, saat sejumlah negara lain berhasil mengendalikan COVID-19, kondisi di Indonesia justru sebaliknya. sumber. viva.co.id

0 Response to "Pidato Jokowi di PBB, Arahan HRS sampai Gatot Nurmantiyo Dicopot"

Post a comment




>