Mantan Menteri KKP: Tol Laut Jokowi Program Ecek-ecek


Program tol laut Presiden Jokowi kembali mendapat kritik. Sebab, sejak diluncurkan pada Februari 2015, program ini dinilai belum berdampak signifikan terhadap penurunan harga bahan-bahan pokok di wilayah yang rutenya dilalui oleh tol laut. 

Padahal tujuan Presiden Jokowi membangun Tol Laut adalah untuk menekan harga pangan, terutama kebutuhan pokok. 

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Gotong Royong 2001-2004, Rokhmin Dahuri, secara blak-blakan menyebut Tol Laut Jokowi sebagai program ecek-ecek.  

"Kalau ecek-ecek seperti sekarang Tol Laut malah rugi. Karena kapal mengangkut dari Jakarta ke Ambon penuh. Tapi dari Ambon ke Jakarta kosong melompong atau perlu waktu 3-6 bulan. Malah subsidi terus, pelayaran swasta marah-marah karna Pelni disubsidi terus," kata Rokhmin dalam Peringatan Hari Maritim Nasional Ke-56 Tahun 2020, Rabu (23/9).  

Menurut dia, kondisi tersebut membuktikan tujuan utama Jokowi membangun Tol Laut tidak tercapai. Sebab program tol laut hanya mengandalkan subsidi untuk menurunkan biaya angkut. 

Pendekatan seperti ini dinilai Ketua Bidang Kelautan, Perikanan dan Nelayan PDIP ini tidak berkelanjutan, karena ketika subsidi dicabut maka harga akan naik lagi. 

Rokhmin mengatakan, daripada mengandalkan Tol Laut untuk mengembangkan ekonomi maritim, pemerintah seharusnya justru mengembangkan kawasan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI). Selain itu pemerintah juga perlu membangun pulau-pulau kecil di wilayah perbatasan. 

"Tetapi jangan ecek-ecek. Kalau yang kita sebar kegiatan industrinya dan ekonomi ke luar Jawa, itu terapi yang bagus. Secara logistik akan membantu dan secara ekonomi akan memberikan pemerataan pembangunan keluar Jawa. Begini seharusnya membangun maritim bukan dengan narasi-narasi yang tidak kuantitatif," tandasnya. (*)
software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit


Program tol laut Presiden Jokowi kembali mendapat kritik. Sebab, sejak diluncurkan pada Februari 2015, program ini dinilai belum berdampak signifikan terhadap penurunan harga bahan-bahan pokok di wilayah yang rutenya dilalui oleh tol laut. 

Padahal tujuan Presiden Jokowi membangun Tol Laut adalah untuk menekan harga pangan, terutama kebutuhan pokok. 

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Gotong Royong 2001-2004, Rokhmin Dahuri, secara blak-blakan menyebut Tol Laut Jokowi sebagai program ecek-ecek.  

"Kalau ecek-ecek seperti sekarang Tol Laut malah rugi. Karena kapal mengangkut dari Jakarta ke Ambon penuh. Tapi dari Ambon ke Jakarta kosong melompong atau perlu waktu 3-6 bulan. Malah subsidi terus, pelayaran swasta marah-marah karna Pelni disubsidi terus," kata Rokhmin dalam Peringatan Hari Maritim Nasional Ke-56 Tahun 2020, Rabu (23/9).  

Menurut dia, kondisi tersebut membuktikan tujuan utama Jokowi membangun Tol Laut tidak tercapai. Sebab program tol laut hanya mengandalkan subsidi untuk menurunkan biaya angkut. 

Pendekatan seperti ini dinilai Ketua Bidang Kelautan, Perikanan dan Nelayan PDIP ini tidak berkelanjutan, karena ketika subsidi dicabut maka harga akan naik lagi. 

Rokhmin mengatakan, daripada mengandalkan Tol Laut untuk mengembangkan ekonomi maritim, pemerintah seharusnya justru mengembangkan kawasan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI). Selain itu pemerintah juga perlu membangun pulau-pulau kecil di wilayah perbatasan. 

"Tetapi jangan ecek-ecek. Kalau yang kita sebar kegiatan industrinya dan ekonomi ke luar Jawa, itu terapi yang bagus. Secara logistik akan membantu dan secara ekonomi akan memberikan pemerataan pembangunan keluar Jawa. Begini seharusnya membangun maritim bukan dengan narasi-narasi yang tidak kuantitatif," tandasnya. (*)

0 Response to "Mantan Menteri KKP: Tol Laut Jokowi Program Ecek-ecek"

Post a comment




>