Din Syamsuddin Minta Jokowi Pimpin Langsung Penanganan Covid


Ketua Umum Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju (PIM) Din Syamsuddin meminta Presiden Joko Widodo harus mengambil alih penanganan Covid-19 di Indonesia. Menurutnya, penunjukan kembali sosok untuk memimpin penanganan Covid-19 akan berdampak signifikan.

"Kembalikan sistem pemerintah yang dipimpin Presiden dengan keteladanan, ajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut juga dalam penanganan Covid-19," kata Din dalam sebuah diskusi webinar, Kamis (17/9).

Din menilai belum terlambat menyelesaikan kasus corona di Indonesia jika Jokowi ingin mengambil alih kepemimpinan penanganan Covid-19.

Hal ini juga sejalan dengan pendapat Ahli Epidemiologi Pandu Riono yang juga menjadi narasumber pada diskusi webinar yang sama.

Menurut Pandu, pemerintah di tingkat kementerian sudah memiliki sistem masing-masing. Presiden hanya bertindak untuk menjalankan roda penanganan Covid-19. Hal ini disebutkan Pandu merujuk dari banyaknya bongkar pasang panitia penanganan Covid-19.

"Sudah banyak panitia yang ada petugasnya dan sudah punya sistem. Jadi jangan diganti-ganti lagi," ujar Pandu.

Pandu pun menyinggung keputusan Jokowi menunjuk Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan untuk menangani Covid-19.

"Saya kira Menteri Investasi enggak ada kerjaan atau Pak Presiden tidak percaya kepada Menkes ini," kata Pandu.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memerintahkan Luhut untuk menangani Corona di Indonesia. Setidaknya ada sembilan provinsi yang menjadi tanggung jawab Luhut.

Provinsi ini dianggap menjadi penyumbang terbesar masalah Covid-19. Dalam pernyataannya terakhir, salah satu strategi Luhut menangani Covid-29 ialah dengan melaksanakan operasi yustisi.

PSBB Maksimal

Lebih lanjut dalam diskusi itu, Din juga meminta agar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta dilakukan secara optimal. Sebab menurut Din, sejauh ini PSBB jilid II DKI Jakarta tidak menyelesaikan masalah.

"Memang PSBB harus yang serius karena yang jilid II DKI tak akan menyelesaikan masalah kalau dilakukan tidak maksimal," kata tokoh yang juga deklarator KAMI.

Din pun meminta semua tokoh masyarakat turut membantu pemerintah termasuk tokoh agama. Dengan begitu diharapkan masyarakat bisa jadi lebih awas terhadap virus corona yang kian meningkat kasusnya di Indonesia.

"Memang masyarakat harus digalang dan ini tugas tokoh agama. Kan ada tertulis jikalau ada wabah jangan keluar rumah, jangan ke tempat yang ada wabahnya. Jadi ini perlu kita lakukan," ujarnya. (*)
software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit


Ketua Umum Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju (PIM) Din Syamsuddin meminta Presiden Joko Widodo harus mengambil alih penanganan Covid-19 di Indonesia. Menurutnya, penunjukan kembali sosok untuk memimpin penanganan Covid-19 akan berdampak signifikan.

"Kembalikan sistem pemerintah yang dipimpin Presiden dengan keteladanan, ajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut juga dalam penanganan Covid-19," kata Din dalam sebuah diskusi webinar, Kamis (17/9).

Din menilai belum terlambat menyelesaikan kasus corona di Indonesia jika Jokowi ingin mengambil alih kepemimpinan penanganan Covid-19.

Hal ini juga sejalan dengan pendapat Ahli Epidemiologi Pandu Riono yang juga menjadi narasumber pada diskusi webinar yang sama.

Menurut Pandu, pemerintah di tingkat kementerian sudah memiliki sistem masing-masing. Presiden hanya bertindak untuk menjalankan roda penanganan Covid-19. Hal ini disebutkan Pandu merujuk dari banyaknya bongkar pasang panitia penanganan Covid-19.

"Sudah banyak panitia yang ada petugasnya dan sudah punya sistem. Jadi jangan diganti-ganti lagi," ujar Pandu.

Pandu pun menyinggung keputusan Jokowi menunjuk Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan untuk menangani Covid-19.

"Saya kira Menteri Investasi enggak ada kerjaan atau Pak Presiden tidak percaya kepada Menkes ini," kata Pandu.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memerintahkan Luhut untuk menangani Corona di Indonesia. Setidaknya ada sembilan provinsi yang menjadi tanggung jawab Luhut.

Provinsi ini dianggap menjadi penyumbang terbesar masalah Covid-19. Dalam pernyataannya terakhir, salah satu strategi Luhut menangani Covid-29 ialah dengan melaksanakan operasi yustisi.

PSBB Maksimal

Lebih lanjut dalam diskusi itu, Din juga meminta agar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta dilakukan secara optimal. Sebab menurut Din, sejauh ini PSBB jilid II DKI Jakarta tidak menyelesaikan masalah.

"Memang PSBB harus yang serius karena yang jilid II DKI tak akan menyelesaikan masalah kalau dilakukan tidak maksimal," kata tokoh yang juga deklarator KAMI.

Din pun meminta semua tokoh masyarakat turut membantu pemerintah termasuk tokoh agama. Dengan begitu diharapkan masyarakat bisa jadi lebih awas terhadap virus corona yang kian meningkat kasusnya di Indonesia.

"Memang masyarakat harus digalang dan ini tugas tokoh agama. Kan ada tertulis jikalau ada wabah jangan keluar rumah, jangan ke tempat yang ada wabahnya. Jadi ini perlu kita lakukan," ujarnya. (*)

0 Response to "Din Syamsuddin Minta Jokowi Pimpin Langsung Penanganan Covid"

Post a comment




>