Alasan Febri Diansyah Mundur dari KPK

Mantan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Febri Diansyah, mengaku berat memutuskan mundur dari lembaga antikorupsi itu.

Febri merasa berat lantaran harus mundur dan meninggalkan koleganya yang masih berjuang di tengah kondisi sulit yang dihadapi KPK saat ini. Meski telah mengundurkan diri, Febri memastikan tidak akan pernah meninggalkan KPK.

"Saya perlu tegaskan bahwa kalaupun saya keluar dari KPK tapi saya tak akan pernah meninggalkan KPK dalam artian yang sebenarnya," kata Febri, Jumat, 25 September 2020.

Pernyataan tersebut juga dituangkan Febri dalam surat pengunduran dirinya yang disampaikan kepada Sekjen KPK, Kabiro SDM dan pimpinan KPK pada 18 September 2020. 

Dalam surat pengunduran diri tersebut, Febri menyatakan menjadi pegawai KPK merupakan pilihan untuk dapat berkontribusi secara signifikan dalam upaya memberantas korupsi.

Untuk itu, menjadi pegawai KPK bukan hanya soal status, tetapi arena perjuangan memberantas korupsi.

"Dan untuk berjuang itu agar lebih maksimal harus dilandasi dengan independensi kelembagaan dan independensi dalam pelaksanaan tugas," ujarnya.

Namun, kondisi politik dan hukum bagi KPK telah berubah. Terutama setelah revisi UU Nomor 30 tahun 2002 yang kemudian berubah menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK pada 17 September 2019 lalu.

"Tapi kami tidak langsung meninggalkan KPK pada saat itu. Kami bertahan di dalam dan berupaya untuk bisa berbuat sesuatu agar tetap bisa berkontribusi untuk pemberantasan korupsi," kata Febri.

Mantan aktivis ICW itu memutuskan mundur setelah 11 bulan menjalani kondisi 'baru' KPK. Maksudnya, menurut Febri, kondisi KPK saat ini tidak memberi ruang yang signifikan untuk dirinya berkontribusi memberantas korupsi. Karena itu, ia memilih untuk berkontribusi dari luar.

"Rasanya ruang bagi saya untuk berkontribusi dalam pemberantasan korupsi akan lebih signifikan kalau saya berada di luar KPK. Tetap memperjuangkan dan ikut advokasi pemberantasan korupsi. Karena itu saya menentukan pilihan ini. Meskipun tidak mudah, meskipun berat, saya ajukan pengunduran diri," tuturnya. viva.co.id

software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit

Mantan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Febri Diansyah, mengaku berat memutuskan mundur dari lembaga antikorupsi itu.

Febri merasa berat lantaran harus mundur dan meninggalkan koleganya yang masih berjuang di tengah kondisi sulit yang dihadapi KPK saat ini. Meski telah mengundurkan diri, Febri memastikan tidak akan pernah meninggalkan KPK.

"Saya perlu tegaskan bahwa kalaupun saya keluar dari KPK tapi saya tak akan pernah meninggalkan KPK dalam artian yang sebenarnya," kata Febri, Jumat, 25 September 2020.

Pernyataan tersebut juga dituangkan Febri dalam surat pengunduran dirinya yang disampaikan kepada Sekjen KPK, Kabiro SDM dan pimpinan KPK pada 18 September 2020. 

Dalam surat pengunduran diri tersebut, Febri menyatakan menjadi pegawai KPK merupakan pilihan untuk dapat berkontribusi secara signifikan dalam upaya memberantas korupsi.

Untuk itu, menjadi pegawai KPK bukan hanya soal status, tetapi arena perjuangan memberantas korupsi.

"Dan untuk berjuang itu agar lebih maksimal harus dilandasi dengan independensi kelembagaan dan independensi dalam pelaksanaan tugas," ujarnya.

Namun, kondisi politik dan hukum bagi KPK telah berubah. Terutama setelah revisi UU Nomor 30 tahun 2002 yang kemudian berubah menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK pada 17 September 2019 lalu.

"Tapi kami tidak langsung meninggalkan KPK pada saat itu. Kami bertahan di dalam dan berupaya untuk bisa berbuat sesuatu agar tetap bisa berkontribusi untuk pemberantasan korupsi," kata Febri.

Mantan aktivis ICW itu memutuskan mundur setelah 11 bulan menjalani kondisi 'baru' KPK. Maksudnya, menurut Febri, kondisi KPK saat ini tidak memberi ruang yang signifikan untuk dirinya berkontribusi memberantas korupsi. Karena itu, ia memilih untuk berkontribusi dari luar.

"Rasanya ruang bagi saya untuk berkontribusi dalam pemberantasan korupsi akan lebih signifikan kalau saya berada di luar KPK. Tetap memperjuangkan dan ikut advokasi pemberantasan korupsi. Karena itu saya menentukan pilihan ini. Meskipun tidak mudah, meskipun berat, saya ajukan pengunduran diri," tuturnya. viva.co.id

0 Response to "Alasan Febri Diansyah Mundur dari KPK"

Post a comment




>