Gerindra Setuju, Jangan Pilih Petahana Tak Becus Urus COVID-19


Politisi Partai Gerindra Moreno Soeprapto setuju dengan saran Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk tidak memilih calon kepala daerah petahana yang maju dalam Pilkada Serentak mendatang. Bila tidak serius dalam penanganan pandemi COVID-19.

"Kalau saya sih, keputusan dari Mendagri secara politik sudah tepat. Tetapi kita kembali lagi ke individu masing-masing. Karena secara peningkatan pasien COVID-19 kita juga tidak bisa sepenuhnya menyalahkan pemerintah," kata Moreno di Malang.

Anggota Komisi III DPR RI itu mengatakan, masyarakat juga memiliki peran penting dalam pencegahan penularan COVID-19. Diantaranya dengan tertib dan patuh jalankan protokol kesehatan.

Selain itu, imbauan paling keras juga datang dari ketua umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto bahwa seluruh kader Gerindra harus sejalan dengan pemerintah pusat dalam penanganan COVID-19.

"Kalau kita disiplin dan ikuti patuhan protokol saya rasa kita bisa menahan penyebaran COVID-19. Mudah-mudahan tidak ada gelombang penyebaran COVID-19 yang membuat angka pertumbuhan pasien semakin tinggi sembari kita menunggu vaksin dan obat dari COVID-19. Yang jelas kader Gerindra harus disiplin protokol kesehatan," ujar Moreno.

Moreno mengatakan, imbauan untuk serius menangani COVID-19 sudah diberikan Prabowo Subianto kepada kepala daerah yang diusung oleh Gerindra. Baik yang saat ini menjabat maupun kepala daerah petahana yang sedang bertarung dalam kontestasi Pilkada serentak 2020 mendatang.

"Kita punya kader yang saat ini menjabat dan kembali maju sebagai incumbent atau kepala daerah yang sebelumnya kita usung untuk pemenanganya selalu mendapat arahan dari Pak Haji Prabowo Subianto untuk selalu serius menangani COVID-19. Apalagi kader Gerindra yang menjadi kepala daerah, untuk sesuai dengan arahan pemerintah pusat," tutur Moreno.

Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian memperingatkan secara keras kepada kepala daerah untuk serius dalam penanganan pandemi COVID-19. Bahkan, terkait Pilkada Serentak 2020 Desember mendatang, dia imbau masyarakat untuk tidak memilih calon petahana yang kurang serius menangani pandemi COVID-19 di daerahnya.

"Kalau yang lagi ikut Pemilu (Pilkada serentak) kalau tidak serius (penanganan COVID-19) tidak usah dipilih. Gitu aja," kata Tito di Malang, Jumat 7 Agustus 2020.

Menurut Tito, sanksi sosial boleh diberikan ke calon petahana di Pilkada dengan tidak kembali dipilih karena kurang serius menangani COVID-19. Bahkan, bila ada kepala daerah berkali-kali tidak memberikan contoh perilaku tertib protokol kesehatan pencegahan COVID-19, dia pun tidak segan memberi sanksi.

"Ya masyarakat saja yang memberikan sanksi sosial kepada yang bersangkutan. Kalau kami nanti akan memberikam guide line (garis panduan) kepada mereka. Kalau berkali-kali tidak memberikan contoh, kita tegur nanti," ujar mantan Kepala Kepolisian RI itu.[viva]
software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit

Politisi Partai Gerindra Moreno Soeprapto setuju dengan saran Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk tidak memilih calon kepala daerah petahana yang maju dalam Pilkada Serentak mendatang. Bila tidak serius dalam penanganan pandemi COVID-19.

"Kalau saya sih, keputusan dari Mendagri secara politik sudah tepat. Tetapi kita kembali lagi ke individu masing-masing. Karena secara peningkatan pasien COVID-19 kita juga tidak bisa sepenuhnya menyalahkan pemerintah," kata Moreno di Malang.

Anggota Komisi III DPR RI itu mengatakan, masyarakat juga memiliki peran penting dalam pencegahan penularan COVID-19. Diantaranya dengan tertib dan patuh jalankan protokol kesehatan.

Selain itu, imbauan paling keras juga datang dari ketua umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto bahwa seluruh kader Gerindra harus sejalan dengan pemerintah pusat dalam penanganan COVID-19.

"Kalau kita disiplin dan ikuti patuhan protokol saya rasa kita bisa menahan penyebaran COVID-19. Mudah-mudahan tidak ada gelombang penyebaran COVID-19 yang membuat angka pertumbuhan pasien semakin tinggi sembari kita menunggu vaksin dan obat dari COVID-19. Yang jelas kader Gerindra harus disiplin protokol kesehatan," ujar Moreno.

Moreno mengatakan, imbauan untuk serius menangani COVID-19 sudah diberikan Prabowo Subianto kepada kepala daerah yang diusung oleh Gerindra. Baik yang saat ini menjabat maupun kepala daerah petahana yang sedang bertarung dalam kontestasi Pilkada serentak 2020 mendatang.

"Kita punya kader yang saat ini menjabat dan kembali maju sebagai incumbent atau kepala daerah yang sebelumnya kita usung untuk pemenanganya selalu mendapat arahan dari Pak Haji Prabowo Subianto untuk selalu serius menangani COVID-19. Apalagi kader Gerindra yang menjadi kepala daerah, untuk sesuai dengan arahan pemerintah pusat," tutur Moreno.

Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian memperingatkan secara keras kepada kepala daerah untuk serius dalam penanganan pandemi COVID-19. Bahkan, terkait Pilkada Serentak 2020 Desember mendatang, dia imbau masyarakat untuk tidak memilih calon petahana yang kurang serius menangani pandemi COVID-19 di daerahnya.

"Kalau yang lagi ikut Pemilu (Pilkada serentak) kalau tidak serius (penanganan COVID-19) tidak usah dipilih. Gitu aja," kata Tito di Malang, Jumat 7 Agustus 2020.

Menurut Tito, sanksi sosial boleh diberikan ke calon petahana di Pilkada dengan tidak kembali dipilih karena kurang serius menangani COVID-19. Bahkan, bila ada kepala daerah berkali-kali tidak memberikan contoh perilaku tertib protokol kesehatan pencegahan COVID-19, dia pun tidak segan memberi sanksi.

"Ya masyarakat saja yang memberikan sanksi sosial kepada yang bersangkutan. Kalau kami nanti akan memberikam guide line (garis panduan) kepada mereka. Kalau berkali-kali tidak memberikan contoh, kita tegur nanti," ujar mantan Kepala Kepolisian RI itu.[viva]

0 Response to "Gerindra Setuju, Jangan Pilih Petahana Tak Becus Urus COVID-19"

Post a comment




>