dr. Tifa: Perbandingan Negara Yang Ikut Ajaran Rasululllah SAW "LOCKDOWN" dan Yang Tidak


Contentmenarik -  Antara yang ikut Ajaran Rasululllah saw dan yang tidak: LOCKDOWN. InfoGrafik ini saja sudah berbicara banyak.

INDONESIA

Negara Muslim Terbesar di dunia. 256 juta penduduknya beragama Islam. Presidennya juga Muslim.

Memutuskan tidak mengikuti Perintah Rasulnya untuk LOCKDOWN.

MALAYSIA Negara Muslim dengan 53% dari penduduknya beragama Islam Perdana Menterinya juga Muslim.

Memutuskan mengukuti Perintah Rasulullah saw untuk LOCKDOWN.

Ketika kasus positif di angka 500.



Anda bisa lihat.

Betapa TEPAT perintah Rasulullah saw, 1.400 tahun yang lalu. Kalau terjadi wabah, maka LOCKDOWN

Adalah jalan terbaik.

Untuk memutus rantai persebaran infeksi.

Untuk saling melindungi agar tidak saling menulari.

Perintah yang begitu mulia, begitu tepat, begitu benar, diabaikan.

Saya, sejak tanggal 22 Maret 2020, sudah berteriak-teriak: LOCKDOWN! ketika angka positif masih 1.000

Saya berteriak-teriak: LOCKDOWN!

Kenapa saya ngotot Lockdown?

Karena Rasul saya yang memerintahkan!

Apa yang terjadi?

Saya dibully habis. Oleh akun Denny Diregar dkk.

Dirisak. Oleh akun Katakita. Seword dkk.

Pembunuhan karakter hebat. oleh Buzzer dan Netizen kawanan.

Umpatan cacian hinaan tak berkesudahan.

Bahkan dibuang dari satu institusi yang ketakutan terkait dengan nama saya.

Yang melakukan ya terlihatnya berjilbab, terbacanya nama-nama Islami, beberapa sesama Dokter, beberapa sesama Ilmuwan.

Ada seorang perempuan Muslimah, Meilanie Buitenzorgy, satu Ilmuwan muda

yang sebetulnya potensial, berjilbab, mengaku Islam Liberal, penggila Ahok, pemuja Jokowi, sampai bersumpah-sumpah akan menghancurkan saya.

Ada lagi, seorang Dokter, Agni B Sugiyatmo, yang belakangan namanya di sosmed melambung gara-gara berteriak Slowdown. Menafikan bahayanya Covid19.

Kampanye nya akhir-akhir ini adalah: Anak-Anak segera Sekolah.

Dia juga Berjilbab, mestinya Muslimah. Cebonger militan sampai dengan hari ini. Dokter muda ini, dalam beberapa kali postingan, menghina pendapat saya. menghina buku tulisan saya yang bersumberkan Al Quran.

Pendapat saya untuk mengikuti perintah Rasul saya, Nabi Muhammad saw, untuk Lockdown.

Dihina oleh wanita ini. Seorang wanita muslim pemuja Jokowi.

Saya sebut kedua nama tersebut, agar anda bisa melihat sendiri di akun mereka, manfaat apa yang mereka berikan kepada Anda para Netizen.

Dan supaya Anda semua tidak makin tersesat dalam situasi kritis seperti saat ini dan ke depan.

Saya ini, Tifauzia Tyassuma. Sebut saja bukan siapa-siapa.

Hanyalah

Seseorang, yang mencintai Rasulnya hingga tetes terakhir darah di tubuh ini.

Yang menjunjung tinggi ajaran Rasulnya di tempat yang tak mungkin lagi mampu didaki.

Yang menempatkan Kitab Suci Alquran di tangan kanan dengan sepenuh iman. Sebagai Sumber Utama Ilmu Pengetahuan yang saya yakini pada setiap hurufnya, petunjuk ilmu yang saya tekuni dengan penuh ketakziman.

Al Quran yang berisikan pengetahuan yang nilai kebenaran absolut.

Dan ilmu pengetahuan tergenggam di tangan kiri.

Karena ilmu pengetahuan, pekerjaan manusia yang penuh ketidaksempurnaan, memiliki keterbatasan.

Karena itu, di masa-masa kritis ini.

Silakan, Anda ikuti siapa.

Percaya dengan saya, ikuti.

Tidak percaya dengan saya, tinggalkan.

Saya menghindari debat.

Rasulullah saw tidak menyukai orang-orang yang suka berdebat.

(dr. Tifauzia Tyassuma) PI

NEXT>>>>>>
software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit

Contentmenarik -  Antara yang ikut Ajaran Rasululllah saw dan yang tidak: LOCKDOWN. InfoGrafik ini saja sudah berbicara banyak.

INDONESIA

Negara Muslim Terbesar di dunia. 256 juta penduduknya beragama Islam. Presidennya juga Muslim.

Memutuskan tidak mengikuti Perintah Rasulnya untuk LOCKDOWN.

MALAYSIA Negara Muslim dengan 53% dari penduduknya beragama Islam Perdana Menterinya juga Muslim.

Memutuskan mengukuti Perintah Rasulullah saw untuk LOCKDOWN.

Ketika kasus positif di angka 500.



Anda bisa lihat.

Betapa TEPAT perintah Rasulullah saw, 1.400 tahun yang lalu. Kalau terjadi wabah, maka LOCKDOWN

Adalah jalan terbaik.

Untuk memutus rantai persebaran infeksi.

Untuk saling melindungi agar tidak saling menulari.

Perintah yang begitu mulia, begitu tepat, begitu benar, diabaikan.

Saya, sejak tanggal 22 Maret 2020, sudah berteriak-teriak: LOCKDOWN! ketika angka positif masih 1.000

Saya berteriak-teriak: LOCKDOWN!

Kenapa saya ngotot Lockdown?

Karena Rasul saya yang memerintahkan!

Apa yang terjadi?

Saya dibully habis. Oleh akun Denny Diregar dkk.

Dirisak. Oleh akun Katakita. Seword dkk.

Pembunuhan karakter hebat. oleh Buzzer dan Netizen kawanan.

Umpatan cacian hinaan tak berkesudahan.

Bahkan dibuang dari satu institusi yang ketakutan terkait dengan nama saya.

Yang melakukan ya terlihatnya berjilbab, terbacanya nama-nama Islami, beberapa sesama Dokter, beberapa sesama Ilmuwan.

Ada seorang perempuan Muslimah, Meilanie Buitenzorgy, satu Ilmuwan muda

yang sebetulnya potensial, berjilbab, mengaku Islam Liberal, penggila Ahok, pemuja Jokowi, sampai bersumpah-sumpah akan menghancurkan saya.

Ada lagi, seorang Dokter, Agni B Sugiyatmo, yang belakangan namanya di sosmed melambung gara-gara berteriak Slowdown. Menafikan bahayanya Covid19.

Kampanye nya akhir-akhir ini adalah: Anak-Anak segera Sekolah.

Dia juga Berjilbab, mestinya Muslimah. Cebonger militan sampai dengan hari ini. Dokter muda ini, dalam beberapa kali postingan, menghina pendapat saya. menghina buku tulisan saya yang bersumberkan Al Quran.

Pendapat saya untuk mengikuti perintah Rasul saya, Nabi Muhammad saw, untuk Lockdown.

Dihina oleh wanita ini. Seorang wanita muslim pemuja Jokowi.

Saya sebut kedua nama tersebut, agar anda bisa melihat sendiri di akun mereka, manfaat apa yang mereka berikan kepada Anda para Netizen.

Dan supaya Anda semua tidak makin tersesat dalam situasi kritis seperti saat ini dan ke depan.

Saya ini, Tifauzia Tyassuma. Sebut saja bukan siapa-siapa.

Hanyalah

Seseorang, yang mencintai Rasulnya hingga tetes terakhir darah di tubuh ini.

Yang menjunjung tinggi ajaran Rasulnya di tempat yang tak mungkin lagi mampu didaki.

Yang menempatkan Kitab Suci Alquran di tangan kanan dengan sepenuh iman. Sebagai Sumber Utama Ilmu Pengetahuan yang saya yakini pada setiap hurufnya, petunjuk ilmu yang saya tekuni dengan penuh ketakziman.

Al Quran yang berisikan pengetahuan yang nilai kebenaran absolut.

Dan ilmu pengetahuan tergenggam di tangan kiri.

Karena ilmu pengetahuan, pekerjaan manusia yang penuh ketidaksempurnaan, memiliki keterbatasan.

Karena itu, di masa-masa kritis ini.

Silakan, Anda ikuti siapa.

Percaya dengan saya, ikuti.

Tidak percaya dengan saya, tinggalkan.

Saya menghindari debat.

Rasulullah saw tidak menyukai orang-orang yang suka berdebat.

(dr. Tifauzia Tyassuma) PI

NEXT>>>>>>

0 Response to "dr. Tifa: Perbandingan Negara Yang Ikut Ajaran Rasululllah SAW "LOCKDOWN" dan Yang Tidak"

Post a comment




>