Din Syamsuddin: Kapal Besar Bernama Indonesia Saat Ini Hampir Karam


Contentmenarik - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menilai, kapal besar bernama Indonesia saat ini telah goyang dan hampir mengalami karam.

Hal tersebut disampaikan oleh Din saat berkumpul dengan aktivis dan para alim ulama di RM Gudeg Kendil Mas, Jalan Raya Fatmawati No. 76, Jakarta pada Minggu (2/8/2020).

"Bahwa telah terjadi pertemuan pikiran, perasaan dan hati nurani. Telah terjadi pertemuan pikiran, perasaan dan hati nurani diantara kita. Meeting of mine, bahwa kita bersetuju dan bersepakat kapal besar Indonesia telah goyang dan hampir karam. Maka perlu anak-anak bangsa bangkit bersama untuk penyelamatan," kata Din.

Din melanjutkan, menyelematkan Indonesia adalah menyelamatkan jutaan mulut yang butuh makan lantaran mereka saat ini hampir tidak lagi mempunyai apa pun untuk dimakan.

"Menyelematkan Indonesia adalah menyelamatkan jutaan keluarga yang menderita karena kepala keluarga terpaksa berhenti bekerja dan harus berada di rumah, sementara kebutuhan bersama keluarga sangat tergantung kepada penghasilan hari itu," tegas Din.

Menyelematkan Indonesia, lanjut Din, adalah menyelamatkan jutaan anak-anak bangsa generasi masa depan yang tidak dapat belajar secara normal.

"Karena harus belajar secara daring sementara mereka kekurangan bahkan ketiadaan pulsa dan negara tidak hadir untuk melindungi dan membantu mereka," sindir Din.

Din menambahkan, menyelamatkan Indonesia adalah menyelamatkan bangsa ini dari praktek korupsi kolusi nepotisme yang masih merajalela bahkan lingkaran terdekat oleh kekuasaan itu sendiri.

"Menyelamatkan Indonesia adalah menyelamatkan negara besar ini dari oligarki, kleptokarasi, politik dinasti yang bahkan dengan segala keangkuhan melabrak UU yang sudah ada dan melanggar konstitusi UUD 1945," tandas Din.

Ketua Dewan Pertimbangan MUI ini menegaskan, kiblat bangsa Indonesia saat ini juga telah melenceng jauh.

"Bahwa cita-cita nasional telah dikangkangi dan dibangkangi," ungkap Din.

Oleh karena itu, lanjut Din, menyelwmatkan Indonesia adalah meluruskan kiblat bangsa kembali kepada Pancasila dan UUD 1945.

"Sebagaimana yang telah disepakati oleh para pendiri bangsa dari founding fathers and mothers of nation," tandas Din.

Untuk diketahui, belasan tokoh bangsa mengadakan pertemuan dengan agenda mendeklarasikan Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia (KAMI).

Adapun sejumlah tokoh- tokoh yang hadir tersebut antara lain Rachmawati Soekarnoputri, Rizal Ramli, Gatot Nurmantyo, M. Din Syamsuddin, Rochmat Wahab, Abdullah Hehamahua, dan Kwik Kian Gie,

Kemudian Bachtiar Chamsyah, MS. Kaban, Said Didu, Muhammad Sidik, Anthony Budiawan, Ichsanuddin Noorsy, Muchsin Al-Atas, M. Hatta Taliwang, Mirah Sumirat, Tedjo Edhy, dan Edwin Soekowati. (*)

NEXT>>>>>>>
software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit

Contentmenarik - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menilai, kapal besar bernama Indonesia saat ini telah goyang dan hampir mengalami karam.

Hal tersebut disampaikan oleh Din saat berkumpul dengan aktivis dan para alim ulama di RM Gudeg Kendil Mas, Jalan Raya Fatmawati No. 76, Jakarta pada Minggu (2/8/2020).

"Bahwa telah terjadi pertemuan pikiran, perasaan dan hati nurani. Telah terjadi pertemuan pikiran, perasaan dan hati nurani diantara kita. Meeting of mine, bahwa kita bersetuju dan bersepakat kapal besar Indonesia telah goyang dan hampir karam. Maka perlu anak-anak bangsa bangkit bersama untuk penyelamatan," kata Din.

Din melanjutkan, menyelematkan Indonesia adalah menyelamatkan jutaan mulut yang butuh makan lantaran mereka saat ini hampir tidak lagi mempunyai apa pun untuk dimakan.

"Menyelematkan Indonesia adalah menyelamatkan jutaan keluarga yang menderita karena kepala keluarga terpaksa berhenti bekerja dan harus berada di rumah, sementara kebutuhan bersama keluarga sangat tergantung kepada penghasilan hari itu," tegas Din.

Menyelematkan Indonesia, lanjut Din, adalah menyelamatkan jutaan anak-anak bangsa generasi masa depan yang tidak dapat belajar secara normal.

"Karena harus belajar secara daring sementara mereka kekurangan bahkan ketiadaan pulsa dan negara tidak hadir untuk melindungi dan membantu mereka," sindir Din.

Din menambahkan, menyelamatkan Indonesia adalah menyelamatkan bangsa ini dari praktek korupsi kolusi nepotisme yang masih merajalela bahkan lingkaran terdekat oleh kekuasaan itu sendiri.

"Menyelamatkan Indonesia adalah menyelamatkan negara besar ini dari oligarki, kleptokarasi, politik dinasti yang bahkan dengan segala keangkuhan melabrak UU yang sudah ada dan melanggar konstitusi UUD 1945," tandas Din.

Ketua Dewan Pertimbangan MUI ini menegaskan, kiblat bangsa Indonesia saat ini juga telah melenceng jauh.

"Bahwa cita-cita nasional telah dikangkangi dan dibangkangi," ungkap Din.

Oleh karena itu, lanjut Din, menyelwmatkan Indonesia adalah meluruskan kiblat bangsa kembali kepada Pancasila dan UUD 1945.

"Sebagaimana yang telah disepakati oleh para pendiri bangsa dari founding fathers and mothers of nation," tandas Din.

Untuk diketahui, belasan tokoh bangsa mengadakan pertemuan dengan agenda mendeklarasikan Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia (KAMI).

Adapun sejumlah tokoh- tokoh yang hadir tersebut antara lain Rachmawati Soekarnoputri, Rizal Ramli, Gatot Nurmantyo, M. Din Syamsuddin, Rochmat Wahab, Abdullah Hehamahua, dan Kwik Kian Gie,

Kemudian Bachtiar Chamsyah, MS. Kaban, Said Didu, Muhammad Sidik, Anthony Budiawan, Ichsanuddin Noorsy, Muchsin Al-Atas, M. Hatta Taliwang, Mirah Sumirat, Tedjo Edhy, dan Edwin Soekowati. (*)

NEXT>>>>>>>

0 Response to "Din Syamsuddin: Kapal Besar Bernama Indonesia Saat Ini Hampir Karam"

Post a comment




>