Wahyu Setiawan Akan Ajukan Justice Collaborator, Salah Satunya Ungkap Dugaan Korupsi Pilpres 2019


Contentmenarik - Mantan Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan yang merupakan terdakwa kasus dugaan suap terkait pergantian anggota DPR RI terpilih 2019-2024 akan mengajukan Justice Collaborator (JC) di persidangan hari ini, Senin (20/7).

Tim Penasihat Hukum (PH) Wahyu Setiawan, Saiful Anam mengatakan, kliennya akan mengajukan JC untuk mengungkapkan keterlibatan pihak lain dalam perkara ini.

Surat JC yang akan disampaikan di akhir sidang hari ini ditandatangani oleh Wahyu Setiawan.

"Jadi kami akan mengajukan nanti di akhir persidangan. Jadi di akhir persidangan kami akan mengajukan justice collaborator dan kami tidak hanya akan membuka dari pihak kami saja, jadi semuanya Wahyu ini akan membuka semua, baik pada saat persidangan hari ini maupun diluar persidangan," ucap Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL saat sidang agenda mendengarkan keterangan terdakwa diskors di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin malam (20/7).

Tak hanya dalam perkara ini, JC tersebut kata Saiful, akan mengungkapkan keterlibatan pihak lain yang juga melibatkan Wahyu Setiawan. Baik saat Pemilu maupun pemilihan kepala daerah (Pilkada).

"Akan mengaku besar-besaran terkait dengan semua yang terlibat, tidak hanya pada saat proses Wahyu, tapi keseluruhan yang terkait dengan proses Pemilu, misalkan atau Pilkada atau hal-hal lain yang menyangkut Wahyu Setiawan maupun orang lain yang terlibat dalam Pemilu," ungkap Saiful.

Bahkan sambung Saiful, pihaknya juga akan membongkar perkara dugaan tindakan rasuah saat Pilpres 2019.

"Termasuk, termasuk (Pilpres 2019) kalau ada kaitannya kami akan buka semuanya, seperti itu. Jadi siapapun, nanti kami akan berkoordinasi dengan klien kami, akan kami buka semuanya seterang benderangnya, sejelas-jelasnya kami akan buka," terang Saiful.

"Jadi kami akan ajukan itu, karena itu bagi kami adalah hak kami dan kami berhak untuk mengungkap apapun yang terkait dengan Wahyu Setiawan," pungkasnya.

Dalam sidang hari, terdakwa Wahyu Setiawan dan terdakwa Agustiani Tio Fridelina yang merupakan kader PDIP akan memberikan keterangan di hadapan Majelis Hakim dan JPU. (La)
software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit

Contentmenarik - Mantan Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan yang merupakan terdakwa kasus dugaan suap terkait pergantian anggota DPR RI terpilih 2019-2024 akan mengajukan Justice Collaborator (JC) di persidangan hari ini, Senin (20/7).

Tim Penasihat Hukum (PH) Wahyu Setiawan, Saiful Anam mengatakan, kliennya akan mengajukan JC untuk mengungkapkan keterlibatan pihak lain dalam perkara ini.

Surat JC yang akan disampaikan di akhir sidang hari ini ditandatangani oleh Wahyu Setiawan.

"Jadi kami akan mengajukan nanti di akhir persidangan. Jadi di akhir persidangan kami akan mengajukan justice collaborator dan kami tidak hanya akan membuka dari pihak kami saja, jadi semuanya Wahyu ini akan membuka semua, baik pada saat persidangan hari ini maupun diluar persidangan," ucap Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL saat sidang agenda mendengarkan keterangan terdakwa diskors di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin malam (20/7).

Tak hanya dalam perkara ini, JC tersebut kata Saiful, akan mengungkapkan keterlibatan pihak lain yang juga melibatkan Wahyu Setiawan. Baik saat Pemilu maupun pemilihan kepala daerah (Pilkada).

"Akan mengaku besar-besaran terkait dengan semua yang terlibat, tidak hanya pada saat proses Wahyu, tapi keseluruhan yang terkait dengan proses Pemilu, misalkan atau Pilkada atau hal-hal lain yang menyangkut Wahyu Setiawan maupun orang lain yang terlibat dalam Pemilu," ungkap Saiful.

Bahkan sambung Saiful, pihaknya juga akan membongkar perkara dugaan tindakan rasuah saat Pilpres 2019.

"Termasuk, termasuk (Pilpres 2019) kalau ada kaitannya kami akan buka semuanya, seperti itu. Jadi siapapun, nanti kami akan berkoordinasi dengan klien kami, akan kami buka semuanya seterang benderangnya, sejelas-jelasnya kami akan buka," terang Saiful.

"Jadi kami akan ajukan itu, karena itu bagi kami adalah hak kami dan kami berhak untuk mengungkap apapun yang terkait dengan Wahyu Setiawan," pungkasnya.

Dalam sidang hari, terdakwa Wahyu Setiawan dan terdakwa Agustiani Tio Fridelina yang merupakan kader PDIP akan memberikan keterangan di hadapan Majelis Hakim dan JPU. (La)

0 Response to "Wahyu Setiawan Akan Ajukan Justice Collaborator, Salah Satunya Ungkap Dugaan Korupsi Pilpres 2019"

Post a comment




>