Eks Ketua PDIP Sumut Tersangka Suap Ditahan KPK, Djarot Sebut Dalangnya dari PKS


Contentmenarik -  Mantan Ketua PDIP Sumatera Utara (Sumut) Japorman Saragih ditahan KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap dari mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho. Plt Ketua PDIP Sumut, Djarot Saiful Hidayat, 'menyeret' PKS terkait kasus ini.

"Kita harus ingat, dalang utama pusaran korupsi itu, mantan Gubernur yang diusung oleh PKS," kata Djarot dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Kamis (23/7/2020).

Sebagai informasi, Gatot memang diusung salah satunya oleh PKS saat bertarung di Pilkada Sumut 2013. Gatot saat itu berpasangan dengan Tengku Erry Nuradi sebagai cawagubnya dan memenangkan Pilkada.

Kembali ke Djarot. Dia meminta kasus ini diusut tuntas. Dia mengatakan PDIP berkomitmen memberantas korupsi di Sumut.

"Mulai dari ASN-nya, Sekretaris Dewan, Sekda Provinsi, Kepala Biro Keuangan semuanya harus diusut tuntas pelaku tindak pidana korupsi ini," ujarnya.

"Kami akan memutus mata rantai kasus korupsi ini agar tidak menjadi tradisi buruk di Sumatera Utara," sambung Djarot.

Sebelumnya, KPK menahan 11 tersangka kasus dugaan suap dari Gatot. Belasan tersangka tersebut merupakan eks anggota DPRD Sumut.

"Untuk kepentingan penyidikan, mulai hari ini KPK melakukan penahanan kepada 11 tersangka ini selama 20 hari terhitung sejak hari ini," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron di gedung KPK Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (22/7).

Kesebelas tersangka ini merupakan bagian dari 14 tersangka baru yang ditetapkan KPK dalam kasus ini. Mereka diduga melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 14 eks anggota DPRD Sumut itu turut diduga menerima uang dari Gatot dengan jumlah beragam.

Gatot sendiri telah divonis bersalah dalam kasus suap anggota DPRD Sumut. Dia divonis 4 tahun penjara pada Maret 2017 di PN Medan karena terbukti menyuap pimpinan dan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019 senilai Rp 61,8 miliar.

Berikut 11 eks anggota DPRD Sumut yang ditahan KPK:

1. SH (Sudirman Halawa)

2. RPH (Rahmad Pardamean Hasibuan)

3. MA (Megalia Agustina)

4. IB (Ida Budiningsih)

5. SHI (Syamsul Hilal)

6. RN (Robert Nainggolan)

7. R (Ramli)

8. LS (Layani Sinukaban)

9. JS (Japorman Saragih)

10. JH (Jamaluddin Hasibuan)

11. ID (Irwansyah Damanik)
@geloranews
software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit

Contentmenarik -  Mantan Ketua PDIP Sumatera Utara (Sumut) Japorman Saragih ditahan KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap dari mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho. Plt Ketua PDIP Sumut, Djarot Saiful Hidayat, 'menyeret' PKS terkait kasus ini.

"Kita harus ingat, dalang utama pusaran korupsi itu, mantan Gubernur yang diusung oleh PKS," kata Djarot dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Kamis (23/7/2020).

Sebagai informasi, Gatot memang diusung salah satunya oleh PKS saat bertarung di Pilkada Sumut 2013. Gatot saat itu berpasangan dengan Tengku Erry Nuradi sebagai cawagubnya dan memenangkan Pilkada.

Kembali ke Djarot. Dia meminta kasus ini diusut tuntas. Dia mengatakan PDIP berkomitmen memberantas korupsi di Sumut.

"Mulai dari ASN-nya, Sekretaris Dewan, Sekda Provinsi, Kepala Biro Keuangan semuanya harus diusut tuntas pelaku tindak pidana korupsi ini," ujarnya.

"Kami akan memutus mata rantai kasus korupsi ini agar tidak menjadi tradisi buruk di Sumatera Utara," sambung Djarot.

Sebelumnya, KPK menahan 11 tersangka kasus dugaan suap dari Gatot. Belasan tersangka tersebut merupakan eks anggota DPRD Sumut.

"Untuk kepentingan penyidikan, mulai hari ini KPK melakukan penahanan kepada 11 tersangka ini selama 20 hari terhitung sejak hari ini," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron di gedung KPK Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (22/7).

Kesebelas tersangka ini merupakan bagian dari 14 tersangka baru yang ditetapkan KPK dalam kasus ini. Mereka diduga melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 14 eks anggota DPRD Sumut itu turut diduga menerima uang dari Gatot dengan jumlah beragam.

Gatot sendiri telah divonis bersalah dalam kasus suap anggota DPRD Sumut. Dia divonis 4 tahun penjara pada Maret 2017 di PN Medan karena terbukti menyuap pimpinan dan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019 senilai Rp 61,8 miliar.

Berikut 11 eks anggota DPRD Sumut yang ditahan KPK:

1. SH (Sudirman Halawa)

2. RPH (Rahmad Pardamean Hasibuan)

3. MA (Megalia Agustina)

4. IB (Ida Budiningsih)

5. SHI (Syamsul Hilal)

6. RN (Robert Nainggolan)

7. R (Ramli)

8. LS (Layani Sinukaban)

9. JS (Japorman Saragih)

10. JH (Jamaluddin Hasibuan)

11. ID (Irwansyah Damanik)
@geloranews

0 Response to "Eks Ketua PDIP Sumut Tersangka Suap Ditahan KPK, Djarot Sebut Dalangnya dari PKS"

Post a comment




>