Tenaga Kerja Asing Duduki Semua Sektor, Rizal Ramli: Terus Rakyat Kita Mau Kerja Apa?


Ekonom Senior Rizal Ramli mengkritik keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI No. 228 Tahun 2019 terkait jabatan yang bisa diduduki oleh tenaga kerja asing (TKA).

Menurut Rizal Ramli dalam akun twitternya menegaskan akibat peraturan tersebut puluhan juta TKA akan dengan mudah masuk ke Indonesia. Akibatnya, tenaga kerja Indonesia terancam kehilangan kesempatan kerja di negerinya sendiri.

“Dalam international trade, mobilitas modal nyaris sempurna, tapi mobilitas tenaga kerja umumnya restriktif, kecuali untuk sub-sub sektor yang betul-betul diperlukan. Indonesia kebablasan, TKA bisa masuk ke semua sektor! Puluhan juta TKA bisa masuk, terus rakyat kita mau kerja apa?” tulisnya, Kamis, 5 September 2019.

Dalam putusan menteri tersebut ada 18 poin sektor kerja yang bisa diduduki asing, antara lain:
1. Konstruksi
2. Real Estate
3. Pendidikan
4. Industri Pengolahan
5. Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan Aktifitas Remediasi.
6. Pengangkutan dan Pergudangan.
7. Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi.
8. Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan dan Minum.
9. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan.
10. Aktifitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha Lainnya.
11. Aktifitas Keuangan dan Asuransi.
12. Aktifitas Kesehatan Manusia dan Aktifitas Sosial.
13. Informasi dan Telekomunikasi.
14. Pertambangan dan Penggalian.
15. Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas, dan Udara Dingin.
16. Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor.
17. Aktifitas Jasa Lainnya.
18. Aktifitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis.

Sementara itu, angka pengangguran di Indonesia per Februari 2019 berjumlah sekitar 6,82 juta jiwa. [pr]
software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit

Ekonom Senior Rizal Ramli mengkritik keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI No. 228 Tahun 2019 terkait jabatan yang bisa diduduki oleh tenaga kerja asing (TKA).

Menurut Rizal Ramli dalam akun twitternya menegaskan akibat peraturan tersebut puluhan juta TKA akan dengan mudah masuk ke Indonesia. Akibatnya, tenaga kerja Indonesia terancam kehilangan kesempatan kerja di negerinya sendiri.

“Dalam international trade, mobilitas modal nyaris sempurna, tapi mobilitas tenaga kerja umumnya restriktif, kecuali untuk sub-sub sektor yang betul-betul diperlukan. Indonesia kebablasan, TKA bisa masuk ke semua sektor! Puluhan juta TKA bisa masuk, terus rakyat kita mau kerja apa?” tulisnya, Kamis, 5 September 2019.

Dalam putusan menteri tersebut ada 18 poin sektor kerja yang bisa diduduki asing, antara lain:
1. Konstruksi
2. Real Estate
3. Pendidikan
4. Industri Pengolahan
5. Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan Aktifitas Remediasi.
6. Pengangkutan dan Pergudangan.
7. Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi.
8. Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan dan Minum.
9. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan.
10. Aktifitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha Lainnya.
11. Aktifitas Keuangan dan Asuransi.
12. Aktifitas Kesehatan Manusia dan Aktifitas Sosial.
13. Informasi dan Telekomunikasi.
14. Pertambangan dan Penggalian.
15. Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas, dan Udara Dingin.
16. Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor.
17. Aktifitas Jasa Lainnya.
18. Aktifitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis.

Sementara itu, angka pengangguran di Indonesia per Februari 2019 berjumlah sekitar 6,82 juta jiwa. [pr]

0 Response to "Tenaga Kerja Asing Duduki Semua Sektor, Rizal Ramli: Terus Rakyat Kita Mau Kerja Apa?"

Post a comment




>