Semenjak Dipecat Cak Imin, Keluarga Gus Dur tak Pernah Diundang ke Muktamar PKB


Keluarga Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan juga sebagai pendiri PKB, seharusnya mendapat tempat terhormat di Muktamar. Namun saat ini, tak ada satupun perwakilan keluarga Gus Dur yang diundang.

“Semenjak Gus Dur dipecat oleh Cak Imin, memang tidak pernah ada undangan untuk kami,” kata anak Gus Dur, Yenny Wahid saat dikonfirmasi, Rabu, (21/8).

Yenny memang memilih tak ambil pusing terkait tidak diundangnya keluarga Gus Dur. Menurutnya, banyak hal yang lebih pentinf dibandingkan Muktamar PKB. Dia mengaku tengah fokus pada kerusuhan Papua.

Putri Gus Dur ini lebih suka mewakafkan dirinya untuk kegiatan kemanusiaan. Melenyelsaikan isu rasialisme di Indonesia adalah salah satunya.

“Mohon maaf kami sedang fokus mengurus masalah Papua,” kata dia.

Kemarin, Politikus PKB Lukman Edy menyampaikan alasan dirinya tak diundang di Muktamar PKB di Bali. Dia menduga ada gerakan dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar terkait undangan itu.

Dugaan Lukman mengarah pada diamputasinya Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding. Pasalnya, semua orang dekat Karding tak diundang.

“Ya, mungkin gitu ya. Ya, ini aja TA-TA (Tenaga Ahli) departemen-departemen yang membantu Mas Karding selama ini enggak diundang. Sy yang pengurus DPP aja enggak diundang, nah, yang TA TA itu banyak juga yang enggak diundang,” kata Lukman saat dikonfirmasi, Selasa, (20/8).

Menurutnya, Karding sendiri tak diundang dalam Muktamar PKB. Beberapa lainnya yang ketahuan berpihak pada Karding juga tak dapat undangan.

“Ya, mungkin kita dianggap mendukung Mas Karding,” ujar Lukman.

Ada beberapa agenda utama yang akan dibahas dalam muktamar tersebut. Paling tidak ada tiga agenda prioritas dan strategis partai dalam Muktamar V PKB 2019 untuk 5 tahun ke depan.

Pertama, pengembangan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul, berkarakter, berkualitas, dan berdaya saing. Kedua, memprioritaskan pada pengembangan ekonomi kerakyatan dalam rangka memberdayakan kaum mustadh’afin, kaum yang lemah dan yang terlemahkan.

Ketiga adalah pengembangan dakwah sosial dan kebudayaan. Ini dalam rangka mewujudkan kehidupan kebangsaan dan kemasyarakatan yang damai yang beradab. [ns]
software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit

Keluarga Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan juga sebagai pendiri PKB, seharusnya mendapat tempat terhormat di Muktamar. Namun saat ini, tak ada satupun perwakilan keluarga Gus Dur yang diundang.

“Semenjak Gus Dur dipecat oleh Cak Imin, memang tidak pernah ada undangan untuk kami,” kata anak Gus Dur, Yenny Wahid saat dikonfirmasi, Rabu, (21/8).

Yenny memang memilih tak ambil pusing terkait tidak diundangnya keluarga Gus Dur. Menurutnya, banyak hal yang lebih pentinf dibandingkan Muktamar PKB. Dia mengaku tengah fokus pada kerusuhan Papua.

Putri Gus Dur ini lebih suka mewakafkan dirinya untuk kegiatan kemanusiaan. Melenyelsaikan isu rasialisme di Indonesia adalah salah satunya.

“Mohon maaf kami sedang fokus mengurus masalah Papua,” kata dia.

Kemarin, Politikus PKB Lukman Edy menyampaikan alasan dirinya tak diundang di Muktamar PKB di Bali. Dia menduga ada gerakan dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar terkait undangan itu.

Dugaan Lukman mengarah pada diamputasinya Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding. Pasalnya, semua orang dekat Karding tak diundang.

“Ya, mungkin gitu ya. Ya, ini aja TA-TA (Tenaga Ahli) departemen-departemen yang membantu Mas Karding selama ini enggak diundang. Sy yang pengurus DPP aja enggak diundang, nah, yang TA TA itu banyak juga yang enggak diundang,” kata Lukman saat dikonfirmasi, Selasa, (20/8).

Menurutnya, Karding sendiri tak diundang dalam Muktamar PKB. Beberapa lainnya yang ketahuan berpihak pada Karding juga tak dapat undangan.

“Ya, mungkin kita dianggap mendukung Mas Karding,” ujar Lukman.

Ada beberapa agenda utama yang akan dibahas dalam muktamar tersebut. Paling tidak ada tiga agenda prioritas dan strategis partai dalam Muktamar V PKB 2019 untuk 5 tahun ke depan.

Pertama, pengembangan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul, berkarakter, berkualitas, dan berdaya saing. Kedua, memprioritaskan pada pengembangan ekonomi kerakyatan dalam rangka memberdayakan kaum mustadh’afin, kaum yang lemah dan yang terlemahkan.

Ketiga adalah pengembangan dakwah sosial dan kebudayaan. Ini dalam rangka mewujudkan kehidupan kebangsaan dan kemasyarakatan yang damai yang beradab. [ns]

0 Response to "Semenjak Dipecat Cak Imin, Keluarga Gus Dur tak Pernah Diundang ke Muktamar PKB"

Post a comment




>