Said Didu: Saat Pemimpin Dikelilingi Pemaki, Kehidupan Bangsa Bakal Tegang



Cara-cara merebut kekuasaan akan mempengaruhi pola-pola penguasa dalam memimpin suatu negeri. Begitu juga yang terjadi di tanah air saat ini.


Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu bahkan telah mewanti-wanti sejak Pemilihan Gubernur DKI Jakarta tahun 2012 lalu.

Kala itu, dia khawatir cara-cara merebut kekuasaan dengan memaki pihak lain bakal merusak kohesivitas sosial.

Sejak 2012 saya sudah sangat khawatir dengan cara merebut kekuasaan lewat cara memaki pihak lain yang sudah merusak kohesivitas sosial,” terangnya dalam akun Twitter pribadi, Kamis (22/8).

Mantan Staf Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu mengingatkan bahwa NKRI lahir dari kesepakatan bersama, sehingga sangat penting menjaga kohesivitas sosial.

Baginya, seorang pemimpin yang dikelilingi dan didukung orang-orang yang pandai memaki akan sangat berbahaya bagi negeri yang majemuk. Alhasil, nantinya Indonesia akan dipenuhi ketegangan dan ketidakadilan.

“Saat pemimpin dikelilingi dan didukung oleh para pemaki, penjilat, dan kutu loncat, maka kehidupan bangsa akan diwarnai dengan ketegangan dan ketidakadilan,” tutupnya. (Rmol)
software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit


Cara-cara merebut kekuasaan akan mempengaruhi pola-pola penguasa dalam memimpin suatu negeri. Begitu juga yang terjadi di tanah air saat ini.


Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu bahkan telah mewanti-wanti sejak Pemilihan Gubernur DKI Jakarta tahun 2012 lalu.

Kala itu, dia khawatir cara-cara merebut kekuasaan dengan memaki pihak lain bakal merusak kohesivitas sosial.

Sejak 2012 saya sudah sangat khawatir dengan cara merebut kekuasaan lewat cara memaki pihak lain yang sudah merusak kohesivitas sosial,” terangnya dalam akun Twitter pribadi, Kamis (22/8).

Mantan Staf Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu mengingatkan bahwa NKRI lahir dari kesepakatan bersama, sehingga sangat penting menjaga kohesivitas sosial.

Baginya, seorang pemimpin yang dikelilingi dan didukung orang-orang yang pandai memaki akan sangat berbahaya bagi negeri yang majemuk. Alhasil, nantinya Indonesia akan dipenuhi ketegangan dan ketidakadilan.

“Saat pemimpin dikelilingi dan didukung oleh para pemaki, penjilat, dan kutu loncat, maka kehidupan bangsa akan diwarnai dengan ketegangan dan ketidakadilan,” tutupnya. (Rmol)

0 Response to "Said Didu: Saat Pemimpin Dikelilingi Pemaki, Kehidupan Bangsa Bakal Tegang"

Post a comment




>