Pencipta Lagu ''Hari Merdeka'' Ternyata Seorang Habib, Pendiri Paskibraka, Pejuang Melawan Jepang


Lagu "Hari Merdeka" atau juga populer dengan sebutan "17 Agustus 1945" mulai sering terdengar menjelang perayaan hari kemerdekaan RI ke-73.

Di dunia maya pun sudah bertebaran video-video orang menyanyikan lagu "Hari Merdeka."

Bahkan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid pun ikut mencuit soal lagu ini.

Di akun twitternya, dia ikut memuji pencipta lagu "Hari Merdeka."

Dia menanggapi akun twitter Budi Setyarso yang mengunggah video unik, seorang pria menyanyikan lagu "Hari Merdeka" sekaligus menjadi musik latarnya.

H Mutahar sang pencipta lagu itu, menurut Hidayat Nur Wahid, ternyata juga seorang habib. Nama lengkapnya adalah al Habib Muhammad bin Huseain al Mutahar.

Dalam definisi umum, habib adalah seorang yang dicintai, atau keturunan dari Rasulullah Muhammad SAW.

Begitu hebatnya lagu ciptaan H Mutahar, siapakah dia sebenarnya?

Dikutip dari ensiklopedi bebas Wikipedia, H Mutahar memiliki nama lengkap Muhammad Husein bin Salim bin Ahmad bin Salim bin Ahmad al-Muthahar atau yang lebih dikenal dengan nama H. Mutahar.

Dia lahir di Semarang, Jawa Tengah, pada 5 Agustus 1916.

Lalu meninggal dunia di Jakarta, pada 9 Juni 2004 pada umur 87 tahun.

H Mutahar adalah seorang komponis musik Indonesia, terutama untuk kategori lagu kebangsaan dan anak-anak.

Banyak lagu ciptaanya yang menempel di benak anak-anak sekolah, karena mudah dihapal dan mengibarkan semangat berjuang dan penuh nilai-nilai kebaikan.

Lagu ciptaannya yang populer adalah hymne Syukur (diperkenalkan Januari 1945) dan mars Hari Merdeka (1946).

Karya terakhirnya, Dirgahayu Indonesiaku, menjadi lagu resmi ulang tahun ke-50 Kemerdekaan Indonesia.
Lagu anak-anak ciptaannya, antara lain: "Gembira", "Tepuk Tangan Silang-silang", "Mari Tepuk", "Slamatlah", "Jangan Putus Asa", "Saat Berpisah", dan "Hymne Pramuka".

H Mutahar ternyata seorang yang aktif di kegiatan kepanduan.

Saat gerakan kepanduan dilebur menjadi Gerakan Pramuka, H Mutahar juga ikut aktif di dalamnya.

H Mutahar juga tercatat sebagai tokoh yang turut membidani lahirnya Pasukan Pengibar bendera Pusaka (Paskibraka).

Paskibraka adalah tim yang beranggotakan para pelajar dari berbagai belahan daerah di Indonesia.

Tim ini akan mengibarkan bendera pusaka saat hari peringatan kemerdekaan RI.

H Mutahar juga tercatat pernah terlibat dalam 'pertempuran lima hari' di Semarang.

Pertempuran itu adalah pertempuran rakyat Indoensia melawan tentara Jepang pada masa peralihan kekuasaan setelah Belanda memerintah di Indonesia.

Peristiwa itu terjadi pada 15 Oktober 1945 hingga 20 Oktober 1945. [tr]
software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit

Lagu "Hari Merdeka" atau juga populer dengan sebutan "17 Agustus 1945" mulai sering terdengar menjelang perayaan hari kemerdekaan RI ke-73.

Di dunia maya pun sudah bertebaran video-video orang menyanyikan lagu "Hari Merdeka."

Bahkan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid pun ikut mencuit soal lagu ini.

Di akun twitternya, dia ikut memuji pencipta lagu "Hari Merdeka."

Dia menanggapi akun twitter Budi Setyarso yang mengunggah video unik, seorang pria menyanyikan lagu "Hari Merdeka" sekaligus menjadi musik latarnya.

H Mutahar sang pencipta lagu itu, menurut Hidayat Nur Wahid, ternyata juga seorang habib. Nama lengkapnya adalah al Habib Muhammad bin Huseain al Mutahar.

Dalam definisi umum, habib adalah seorang yang dicintai, atau keturunan dari Rasulullah Muhammad SAW.

Begitu hebatnya lagu ciptaan H Mutahar, siapakah dia sebenarnya?

Dikutip dari ensiklopedi bebas Wikipedia, H Mutahar memiliki nama lengkap Muhammad Husein bin Salim bin Ahmad bin Salim bin Ahmad al-Muthahar atau yang lebih dikenal dengan nama H. Mutahar.

Dia lahir di Semarang, Jawa Tengah, pada 5 Agustus 1916.

Lalu meninggal dunia di Jakarta, pada 9 Juni 2004 pada umur 87 tahun.

H Mutahar adalah seorang komponis musik Indonesia, terutama untuk kategori lagu kebangsaan dan anak-anak.

Banyak lagu ciptaanya yang menempel di benak anak-anak sekolah, karena mudah dihapal dan mengibarkan semangat berjuang dan penuh nilai-nilai kebaikan.

Lagu ciptaannya yang populer adalah hymne Syukur (diperkenalkan Januari 1945) dan mars Hari Merdeka (1946).

Karya terakhirnya, Dirgahayu Indonesiaku, menjadi lagu resmi ulang tahun ke-50 Kemerdekaan Indonesia.
Lagu anak-anak ciptaannya, antara lain: "Gembira", "Tepuk Tangan Silang-silang", "Mari Tepuk", "Slamatlah", "Jangan Putus Asa", "Saat Berpisah", dan "Hymne Pramuka".

H Mutahar ternyata seorang yang aktif di kegiatan kepanduan.

Saat gerakan kepanduan dilebur menjadi Gerakan Pramuka, H Mutahar juga ikut aktif di dalamnya.

H Mutahar juga tercatat sebagai tokoh yang turut membidani lahirnya Pasukan Pengibar bendera Pusaka (Paskibraka).

Paskibraka adalah tim yang beranggotakan para pelajar dari berbagai belahan daerah di Indonesia.

Tim ini akan mengibarkan bendera pusaka saat hari peringatan kemerdekaan RI.

H Mutahar juga tercatat pernah terlibat dalam 'pertempuran lima hari' di Semarang.

Pertempuran itu adalah pertempuran rakyat Indoensia melawan tentara Jepang pada masa peralihan kekuasaan setelah Belanda memerintah di Indonesia.

Peristiwa itu terjadi pada 15 Oktober 1945 hingga 20 Oktober 1945. [tr]

0 Response to "Pencipta Lagu ''Hari Merdeka'' Ternyata Seorang Habib, Pendiri Paskibraka, Pejuang Melawan Jepang"

Post a comment




>