Videokan Konvoi Massa, Prajurit TNI & Anggota Panwaslu Dikeroyok

https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 08 510 2040415 videokan-konvoi-massa-prajurit-tni-anggota-pawaslu-dikeroyok-IJCrXwDhjC.jpg

Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 403 Wirasada Pratista (WP), Serka Setyo Budi Haryanto menjadi korban penganiayaan yang dilakukan sekelompok massa saat melintas di Jalan Wates kawasan Desa Bantar Sentolo Kulonprogo, pada Minggu 7 April 2019.
Serka Setyo dikeroyok saat tengah mengambil gambar menggunakan ponsel ketika terjadi keributan di sekitar lokasi. Selain Serka Setyo yang menjadi korban, massa juga menganiaya anggota Panwaslu Sentolo bernama Janarta serta merusak rumah warga.
Saat kejadian Serka Setyo yang tengah diperbantukan di Korem 072 Pamungkas sebagai Intel ini tengah memantau perjalanan konvoi massa di Jalan Wates. Ketika itu ia melihat ada keributan di sekitar Jembatan Bantar tak jauh dari tempat Serka Setyo berdiri.
Serka Setyo bersama anggota Panwaslu Sentolo, Janarta segera mendekat ke lokasi keributan. Ia kemudian mengeluarkan ponsel miliknya lalu mengabadikan kejadian itu sebagai bahan laporan.
 sd
Massa tersebut tak terima aksinya diabadikan dan diambil gambarnya. Mereka langsung mendatangi Serka Setyo dan Janarta lalu mengeroyok keduanya menggunakan tangan kosong serta benda tumpul.
Serka Setyo sempat mengatakan jika dirinya merupakan prajurit TNI AD, namun massa tak mempedulikannya dan terus menghajar kedua korban. Keduanya terus mendapat pukulan hingga akhirnya mereka berhasil menyelamatkan diri dengan masuk perkampungan, namun massa terus mengejarnya.
Kedua korban akhirnya berhasil diselamatkan oleh warga. Massa yang tak dapat menemukan korban kemudian melampiaskan kemarahannya dengan merusak rumah-rumah warga maupun mobil serta motor yang ditemuinya.
Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 072 Pamungkas, Mayor (Arm) Mespan membenarkan adanya penganiayaan terhadap salah seorang prajurit TNI AD tersebut. Usai kejadian korban langsung dilarikan RS Nyi Ageng Serang untuk mendapatkan perawatan.
"Benar, ada anggota prajurit kami yang menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan. Korban selamat walau harus menderita luka pada bagian kepala," ungkapnya.
 sd
Mespan menyerahkan sepenuhnya pengusutan kasus tersebut kepada pihak Kepolisian. Ia menegaskan, walau salah seorang prajuritnya menjadi korban namun jajaran TNI AD tetap pada komitmennya untuk terus menjaga keamanan selama masa pemilu.
Akibat kejadian itu Serka Setyo mengalami luka sobek di kepala bagian belakang dan harus mendapat 7 jahitan serta luka sobek di pergelangan tangan kiri sepanjang 5 cm. Sedangkan Janarta mengalami luka sobek di bagian kepala dan mendapat 5 jahitan. [okz]
software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 08 510 2040415 videokan-konvoi-massa-prajurit-tni-anggota-pawaslu-dikeroyok-IJCrXwDhjC.jpg

Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 403 Wirasada Pratista (WP), Serka Setyo Budi Haryanto menjadi korban penganiayaan yang dilakukan sekelompok massa saat melintas di Jalan Wates kawasan Desa Bantar Sentolo Kulonprogo, pada Minggu 7 April 2019.
Serka Setyo dikeroyok saat tengah mengambil gambar menggunakan ponsel ketika terjadi keributan di sekitar lokasi. Selain Serka Setyo yang menjadi korban, massa juga menganiaya anggota Panwaslu Sentolo bernama Janarta serta merusak rumah warga.
Saat kejadian Serka Setyo yang tengah diperbantukan di Korem 072 Pamungkas sebagai Intel ini tengah memantau perjalanan konvoi massa di Jalan Wates. Ketika itu ia melihat ada keributan di sekitar Jembatan Bantar tak jauh dari tempat Serka Setyo berdiri.
Serka Setyo bersama anggota Panwaslu Sentolo, Janarta segera mendekat ke lokasi keributan. Ia kemudian mengeluarkan ponsel miliknya lalu mengabadikan kejadian itu sebagai bahan laporan.
 sd
Massa tersebut tak terima aksinya diabadikan dan diambil gambarnya. Mereka langsung mendatangi Serka Setyo dan Janarta lalu mengeroyok keduanya menggunakan tangan kosong serta benda tumpul.
Serka Setyo sempat mengatakan jika dirinya merupakan prajurit TNI AD, namun massa tak mempedulikannya dan terus menghajar kedua korban. Keduanya terus mendapat pukulan hingga akhirnya mereka berhasil menyelamatkan diri dengan masuk perkampungan, namun massa terus mengejarnya.
Kedua korban akhirnya berhasil diselamatkan oleh warga. Massa yang tak dapat menemukan korban kemudian melampiaskan kemarahannya dengan merusak rumah-rumah warga maupun mobil serta motor yang ditemuinya.
Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 072 Pamungkas, Mayor (Arm) Mespan membenarkan adanya penganiayaan terhadap salah seorang prajurit TNI AD tersebut. Usai kejadian korban langsung dilarikan RS Nyi Ageng Serang untuk mendapatkan perawatan.
"Benar, ada anggota prajurit kami yang menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan. Korban selamat walau harus menderita luka pada bagian kepala," ungkapnya.
 sd
Mespan menyerahkan sepenuhnya pengusutan kasus tersebut kepada pihak Kepolisian. Ia menegaskan, walau salah seorang prajuritnya menjadi korban namun jajaran TNI AD tetap pada komitmennya untuk terus menjaga keamanan selama masa pemilu.
Akibat kejadian itu Serka Setyo mengalami luka sobek di kepala bagian belakang dan harus mendapat 7 jahitan serta luka sobek di pergelangan tangan kiri sepanjang 5 cm. Sedangkan Janarta mengalami luka sobek di bagian kepala dan mendapat 5 jahitan. [okz]

0 Response to "Videokan Konvoi Massa, Prajurit TNI & Anggota Panwaslu Dikeroyok"

Post a comment




>