Tanggapan BPN soal 61 TPS di Boyolali Berikan Nol Suara untuk Prabowo

Tanggapan BPN soal 61 TPS di Boyolali Berikan Nol Suara untuk Prabowo

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menanggapi banyaknya Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, yang tidak menyumbangkan satu suara pun untuk paslon 02 itu. 

Menurut Juru Bicara BPN Ferry Juliantono, banyaknya TPS yang tak memberikan suara untuk Prabowo-Sandi di kabupaten itu bukan karena ucapan Prabowo terkait 'tampang Boyolali'. Pasalnya, setelah ucapan itu terlontar, kampanye Prabowo di Boyolali masih berlangsung ramai. 

"Kampanye di Boyolali semarak. Sandi beberapa kali ke Boyolali. Posko di sana banyak. Saya rasa harusnya tidak sampai begitu (nol suara)," kata Ferry, Jumat (19/4). 

Di sisi lain, Ferry mengakui Boyolali merupakan wilayah basis massa pendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Namun, selama masa kampanye di sana, ia melihat mulai ada pergeseran arah dukungan masyarakat. 

Ferry malah menuding adanya pengaruh dari pejabat daerah yang membuat dukungan masyarakat di beberapa wilayah mutlak ke Jokowi-Ma'ruf. 

"Dua bulan terakhir di Boyolali, saya rasa dinamikanya banyak terjadi pergeseran. Tapi karena mereka menggunakan birokrasi kekuasaan dalam hal ini bupati. Menurut saya, sangat dimungkinkan digunakan itu," ungkapnya. 

Kejadian seperti ini disebut Ferry juga pernah terjadi saat Pilgub Jawa Tengah 2018. Kala itu, ada beberapa praktik kecurangan terjadi di Boyolali. 

"Pilgub Jawa Tengah juga begitu. Curangnya kebangetan. TPS-TPS kosong. Di banyak TPS," ucap Ferry. 

Namun, munculnya dugaan kecurangan di Boyolali enggan dilaporkan pihaknya  ke Bawaslu. Ia menyerahkan hasil ini kepada masyarakat sendiri. 

"Menurut saya terserah. Ini tidak ketemu kok. Di satu sisi masyarakat lihat kecurangannya sudah sangat telanjang, sementara yang berkuasa melihat wajar gunakan kekuasaan. Kita lihat nanti sajalah. Terserah rakyat saja," tutupnya. 

61 TPS di Boyolali menunjukkan Jokowi meraih 100 persen suara. Sedangkan Prabowo tak satu pun mendapatkan suara. 

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, tak menampik kemenangan Jokowi di Boyolali itu berkaitan dengan statement 'Tampang Boyolali' yang pernah dilontarkan Prabowo. 

“Ya mungkin ada sih sensitivitas-sensitivitas dari statement-statement yang keluar. Itu membikin orang tambah semangat, buat kami itu insentif hehehe,” ujar Ganjar saat ditemui di Komplek Gubernuran, Semarang, Kamis (23/8).

Meski demikian, Ganjar menilai kemenangan Jokowi di Boyolali itu juga tak lepas dari semangat pendukungnya kala Pilgub Jateng 2018.

Menurutnya, saat itu perwakilan warga di Boyolali pernah mendeklarasikan akan membuat Jokowi menang 100 persen. Tak disangka, harapan warga Boyolali itu menjadi kenyataan.

Berikut ini adalah info terbaru soal jumlah TPS di berbagai kecamatan yang berikan nol suara ke Prabowo:

14 TPS di Kecamatan Wonosegoro (sebelumnya 8), salah satunya ada di TPS 09 di Desa Bolo.

2 TPS di Kecamatan Andong (sebelumnya 1)

3 TPS di Kecamatan Kemusu (sebelumnya 1)

5 TPS di Kecamatan Selo, beberapa di antaranya TPS 1 dan 2 di Desa Jeruk; TPS 9 di Desa Selo; TPS 03 di Desa Sanden

16 TPS di Kecamatan Musuk (sebelumnya 5)

8 TPS di Kecamatan Ampel (sebelumnya 3), yaitu TPS 1, 5, dan 6 di Desa Ngargoloka
11 TPS di Kecamatan Cepogo (sebelumnya 1)

2 TPS di Desa Manggis, Mojosongo, yaitu di TPS 11 dan TPS 12 [kp]
software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit
Tanggapan BPN soal 61 TPS di Boyolali Berikan Nol Suara untuk Prabowo

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menanggapi banyaknya Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, yang tidak menyumbangkan satu suara pun untuk paslon 02 itu. 

Menurut Juru Bicara BPN Ferry Juliantono, banyaknya TPS yang tak memberikan suara untuk Prabowo-Sandi di kabupaten itu bukan karena ucapan Prabowo terkait 'tampang Boyolali'. Pasalnya, setelah ucapan itu terlontar, kampanye Prabowo di Boyolali masih berlangsung ramai. 

"Kampanye di Boyolali semarak. Sandi beberapa kali ke Boyolali. Posko di sana banyak. Saya rasa harusnya tidak sampai begitu (nol suara)," kata Ferry, Jumat (19/4). 

Di sisi lain, Ferry mengakui Boyolali merupakan wilayah basis massa pendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Namun, selama masa kampanye di sana, ia melihat mulai ada pergeseran arah dukungan masyarakat. 

Ferry malah menuding adanya pengaruh dari pejabat daerah yang membuat dukungan masyarakat di beberapa wilayah mutlak ke Jokowi-Ma'ruf. 

"Dua bulan terakhir di Boyolali, saya rasa dinamikanya banyak terjadi pergeseran. Tapi karena mereka menggunakan birokrasi kekuasaan dalam hal ini bupati. Menurut saya, sangat dimungkinkan digunakan itu," ungkapnya. 

Kejadian seperti ini disebut Ferry juga pernah terjadi saat Pilgub Jawa Tengah 2018. Kala itu, ada beberapa praktik kecurangan terjadi di Boyolali. 

"Pilgub Jawa Tengah juga begitu. Curangnya kebangetan. TPS-TPS kosong. Di banyak TPS," ucap Ferry. 

Namun, munculnya dugaan kecurangan di Boyolali enggan dilaporkan pihaknya  ke Bawaslu. Ia menyerahkan hasil ini kepada masyarakat sendiri. 

"Menurut saya terserah. Ini tidak ketemu kok. Di satu sisi masyarakat lihat kecurangannya sudah sangat telanjang, sementara yang berkuasa melihat wajar gunakan kekuasaan. Kita lihat nanti sajalah. Terserah rakyat saja," tutupnya. 

61 TPS di Boyolali menunjukkan Jokowi meraih 100 persen suara. Sedangkan Prabowo tak satu pun mendapatkan suara. 

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, tak menampik kemenangan Jokowi di Boyolali itu berkaitan dengan statement 'Tampang Boyolali' yang pernah dilontarkan Prabowo. 

“Ya mungkin ada sih sensitivitas-sensitivitas dari statement-statement yang keluar. Itu membikin orang tambah semangat, buat kami itu insentif hehehe,” ujar Ganjar saat ditemui di Komplek Gubernuran, Semarang, Kamis (23/8).

Meski demikian, Ganjar menilai kemenangan Jokowi di Boyolali itu juga tak lepas dari semangat pendukungnya kala Pilgub Jateng 2018.

Menurutnya, saat itu perwakilan warga di Boyolali pernah mendeklarasikan akan membuat Jokowi menang 100 persen. Tak disangka, harapan warga Boyolali itu menjadi kenyataan.

Berikut ini adalah info terbaru soal jumlah TPS di berbagai kecamatan yang berikan nol suara ke Prabowo:

14 TPS di Kecamatan Wonosegoro (sebelumnya 8), salah satunya ada di TPS 09 di Desa Bolo.

2 TPS di Kecamatan Andong (sebelumnya 1)

3 TPS di Kecamatan Kemusu (sebelumnya 1)

5 TPS di Kecamatan Selo, beberapa di antaranya TPS 1 dan 2 di Desa Jeruk; TPS 9 di Desa Selo; TPS 03 di Desa Sanden

16 TPS di Kecamatan Musuk (sebelumnya 5)

8 TPS di Kecamatan Ampel (sebelumnya 3), yaitu TPS 1, 5, dan 6 di Desa Ngargoloka
11 TPS di Kecamatan Cepogo (sebelumnya 1)

2 TPS di Desa Manggis, Mojosongo, yaitu di TPS 11 dan TPS 12 [kp]

0 Response to "Tanggapan BPN soal 61 TPS di Boyolali Berikan Nol Suara untuk Prabowo"

Post a comment




>