Relawan Jokowi-Maruf Setuju Cebong Dan Kampret Disudahi


Ajakan calon wakil presiden nomor urut 01, Maruf Amin untuk menyudahi istilah cebong dan kampret selama selama Pemilihan Presiden (Pilpres) disambut positif para relawannya.


"Sangat setuju. Kami sudah mengajak teman teman Remaja dan kelompok millenial untuk segera mengubur bahasa cebong kampret sesuai dengan anjuran Abah (Maruf Amin)," ujar Sekretaris Jenderal Relawan Millenial Jokowi-Maruf  (Remaja), Dhika Yudhistira di Jakarta, Minggu (21/4).

Dhika berpendapat, sejak awal sebutan tersebut tidak layak digunakan, karena cenderung merendahkan dan melahirkan kebencian.



"Manusia dipanggil dengan sebutan binatang semacam itu sejak awal sudah tidak benar. Karenanya, di Remaja sekeras apapun kami mengeritik tidak pernah menggunakan sebutan yang kurang manusiawi itu," terangnya. 

Menurut dia, sebutan 'cebong' dan 'kampret' juga membuat bangsa ini terbelah, termasuk di kalangan milenial. 

"Paska Pilpres ini memang sudah saatnya kita mengubur dua sebutan itu,” jelas Dhika.


Dua istilah sering digunakan untuk menyindir para pendukung calon presiden dan calon wakil presiden. Cebong untuk pendukung Jokowi-Maruf, sedangkan kampret dialamat kepada pendukung Prabowo-Sandi. [rmol]
software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit

Ajakan calon wakil presiden nomor urut 01, Maruf Amin untuk menyudahi istilah cebong dan kampret selama selama Pemilihan Presiden (Pilpres) disambut positif para relawannya.


"Sangat setuju. Kami sudah mengajak teman teman Remaja dan kelompok millenial untuk segera mengubur bahasa cebong kampret sesuai dengan anjuran Abah (Maruf Amin)," ujar Sekretaris Jenderal Relawan Millenial Jokowi-Maruf  (Remaja), Dhika Yudhistira di Jakarta, Minggu (21/4).

Dhika berpendapat, sejak awal sebutan tersebut tidak layak digunakan, karena cenderung merendahkan dan melahirkan kebencian.



"Manusia dipanggil dengan sebutan binatang semacam itu sejak awal sudah tidak benar. Karenanya, di Remaja sekeras apapun kami mengeritik tidak pernah menggunakan sebutan yang kurang manusiawi itu," terangnya. 

Menurut dia, sebutan 'cebong' dan 'kampret' juga membuat bangsa ini terbelah, termasuk di kalangan milenial. 

"Paska Pilpres ini memang sudah saatnya kita mengubur dua sebutan itu,” jelas Dhika.


Dua istilah sering digunakan untuk menyindir para pendukung calon presiden dan calon wakil presiden. Cebong untuk pendukung Jokowi-Maruf, sedangkan kampret dialamat kepada pendukung Prabowo-Sandi. [rmol]

0 Response to "Relawan Jokowi-Maruf Setuju Cebong Dan Kampret Disudahi"

Post a comment




>