Mantan Relawan Jokowi Beraksi, Pindah Haluan ke Kubu Prabowo

Mantan Relawan Jokowi Beraksi, Pindah Haluan ke Kubu Prabowo

JAKARTA — Puluhan mantan pendukung calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkumpul di Taman Aspirasi Monas, Jakarta, Jumat (12/4/2019). Mereka membentangkan poster bergambar wajah Joko Widodo berwarna merah, tulisan ‘Jokower’, hingga ‘Romansa Tim Transisi 2014’ dalam foto yang berisi sejumlah orang. 
Beberapa poster bertuliskan, ‘Sorry, bro.. Kita pindah dukungan, Anda sudah gagal’, ‘Semua akan pindah pada waktunya’, ‘Projo Stop’, hingga ‘#GueKapokPilihJokowi’.
Aksi tersebut merupakan bentuk pernyataan bahwa mereka kini berpindah haluan, yakni mendukung kubu capres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Seorang orator yang memegang pengeras suara mobil bersuara di tengah-tengah para peserta aksi. Ia menyatakan kekecewaannya soal pemerintahan Jokowi. Selain itu, ia juga mengajak peserta yang hadir untuk menyanyikan ‘Gue Kapok Pilih Jokowi’.
Koordinator Aliansi Rakyat Merdeka (ARM) Jumhur Hidayat mengatakan para peserta merupakan mantan relawan Jokowi pada Pilpres 2014, tak terkecuali dirinya. Pihaknya kecewa dengan kinerja Jokowi selama 4 tahun ini yang berbeda dengan yang diharapkan sehingga beralih ke kubu 02.
“Orang-orang ini aktivis yang akhirnya kita bergabung bersama Jokowi dan alhamdulillah menang karena memang pada waktu itu kan ada gagasan-gagasan Jokowi yang memang sesuai dan satu visi dengan gerakan-gerakan aktivis ini,” tutur Jumhur, yang merupakan mantan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) ini.
“Kalau sekarang saya pribadi dan teman-teman mengatakan rezim ini berbeda sekali dengan yang pernah saya bayangkan yang pro rakyat, pro petani, membatasi impor, misalnya pro kepada buruh kesejahteraan buruh dan sebagainya, itu ternyata berbeda faktanya,” ia menambahkan.
Jumhur kemudian mencontohkan sejumlah kebijakan Jokowi yang mengecewakan. Misalnya, dalam bidang ketenagakerjaan. Ia menuding kini buruh tak bisa lagi melakukan perundingan upah karena itu ditentukan dari pusat. Selain itu, tenaga kerja asing di Indonesia tak disyaratkan lagi harus mahir berbahasa Indonesia.
Di samping itu, Jumhur menyebut tak ada lagi peraturan perbandingan pekerja asing dengan tenaga kerja lokal dalam satu perusahaan 1 berbanding 10.
“Artinya memang (pemerintah) memberi kesepakatan kepada pekerja asing untuk bekerja di Indonesia di saat kita memiliki jutaan pengangguran demi investasi dan itu hanya bisa dilakukan oleh negara yang frustasi negara yang miskin,” ujar Jumhur.
Jumhur juga kecewa dengan kebijakan politik luar negeri Jokowi, terutama kasus muslim Uighur di China.
“Contoh Uighur orang-orang yang dianiaya, disiksa, tapi kita tidak memberikan sikap pada negara yang merdeka dan apa namanya supaya mendorong bangsa-bangsa kita enggak berani menantang itu,” jelas Jumhur.
Dalam hal ekonomi, lanjutnya, Jokowi juga dinilai mengingkari tekadnya untuk tidak mengimpor.
“Jadi wajar kalo temen-temen semua pengen berbalik,” tandas Jumhur.
Aksi ‘barisan para mantan’ relawan Jokowi ini digelar sehari sebelum Kampanye Akbar paslon 01 Jokowi-Amin yang akan dilaksanakan pada Ahad (14/4/2019) di Stadion Utama Gelora Bung Karno,Senayan, Jakarta.
Sebelumnya, Ahad (7/4/2019) lalu, paslon 02 Prabowo-Sandiaga telah menggelar kampanye akbar di lokasi yang sama. Kampanye ini dihadiri ribuan massa termasuk tokoh masyarakat yang memutihkan GBK. [IP]

software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit
Mantan Relawan Jokowi Beraksi, Pindah Haluan ke Kubu Prabowo

JAKARTA — Puluhan mantan pendukung calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkumpul di Taman Aspirasi Monas, Jakarta, Jumat (12/4/2019). Mereka membentangkan poster bergambar wajah Joko Widodo berwarna merah, tulisan ‘Jokower’, hingga ‘Romansa Tim Transisi 2014’ dalam foto yang berisi sejumlah orang. 
Beberapa poster bertuliskan, ‘Sorry, bro.. Kita pindah dukungan, Anda sudah gagal’, ‘Semua akan pindah pada waktunya’, ‘Projo Stop’, hingga ‘#GueKapokPilihJokowi’.
Aksi tersebut merupakan bentuk pernyataan bahwa mereka kini berpindah haluan, yakni mendukung kubu capres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Seorang orator yang memegang pengeras suara mobil bersuara di tengah-tengah para peserta aksi. Ia menyatakan kekecewaannya soal pemerintahan Jokowi. Selain itu, ia juga mengajak peserta yang hadir untuk menyanyikan ‘Gue Kapok Pilih Jokowi’.
Koordinator Aliansi Rakyat Merdeka (ARM) Jumhur Hidayat mengatakan para peserta merupakan mantan relawan Jokowi pada Pilpres 2014, tak terkecuali dirinya. Pihaknya kecewa dengan kinerja Jokowi selama 4 tahun ini yang berbeda dengan yang diharapkan sehingga beralih ke kubu 02.
“Orang-orang ini aktivis yang akhirnya kita bergabung bersama Jokowi dan alhamdulillah menang karena memang pada waktu itu kan ada gagasan-gagasan Jokowi yang memang sesuai dan satu visi dengan gerakan-gerakan aktivis ini,” tutur Jumhur, yang merupakan mantan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) ini.
“Kalau sekarang saya pribadi dan teman-teman mengatakan rezim ini berbeda sekali dengan yang pernah saya bayangkan yang pro rakyat, pro petani, membatasi impor, misalnya pro kepada buruh kesejahteraan buruh dan sebagainya, itu ternyata berbeda faktanya,” ia menambahkan.
Jumhur kemudian mencontohkan sejumlah kebijakan Jokowi yang mengecewakan. Misalnya, dalam bidang ketenagakerjaan. Ia menuding kini buruh tak bisa lagi melakukan perundingan upah karena itu ditentukan dari pusat. Selain itu, tenaga kerja asing di Indonesia tak disyaratkan lagi harus mahir berbahasa Indonesia.
Di samping itu, Jumhur menyebut tak ada lagi peraturan perbandingan pekerja asing dengan tenaga kerja lokal dalam satu perusahaan 1 berbanding 10.
“Artinya memang (pemerintah) memberi kesepakatan kepada pekerja asing untuk bekerja di Indonesia di saat kita memiliki jutaan pengangguran demi investasi dan itu hanya bisa dilakukan oleh negara yang frustasi negara yang miskin,” ujar Jumhur.
Jumhur juga kecewa dengan kebijakan politik luar negeri Jokowi, terutama kasus muslim Uighur di China.
“Contoh Uighur orang-orang yang dianiaya, disiksa, tapi kita tidak memberikan sikap pada negara yang merdeka dan apa namanya supaya mendorong bangsa-bangsa kita enggak berani menantang itu,” jelas Jumhur.
Dalam hal ekonomi, lanjutnya, Jokowi juga dinilai mengingkari tekadnya untuk tidak mengimpor.
“Jadi wajar kalo temen-temen semua pengen berbalik,” tandas Jumhur.
Aksi ‘barisan para mantan’ relawan Jokowi ini digelar sehari sebelum Kampanye Akbar paslon 01 Jokowi-Amin yang akan dilaksanakan pada Ahad (14/4/2019) di Stadion Utama Gelora Bung Karno,Senayan, Jakarta.
Sebelumnya, Ahad (7/4/2019) lalu, paslon 02 Prabowo-Sandiaga telah menggelar kampanye akbar di lokasi yang sama. Kampanye ini dihadiri ribuan massa termasuk tokoh masyarakat yang memutihkan GBK. [IP]

0 Response to "Mantan Relawan Jokowi Beraksi, Pindah Haluan ke Kubu Prabowo"

Post a comment




>