Mahfud MD Usai Tinjau Server KPU: Kesalahan Entri C1 Hanya 0,0004%


Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, bersama Guru Besar Ilmu Statistika IPB, Asep Saifudin, dan Allisa Wahid, mendatangi Kantor KPU di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat. 

Mahfud menjelaskan, maksud kedatangan mereka karena ingin memastikan proses penghitungan dan rekapitulasi suara berlangsung jujur. Sebab Mahfud mengaku risih dengan berbagai macam isu kecurangan yang dituduhkan kepada KPU.

"Kami merasa risih juga merasa terganggu dengan perkembangan terakhir di mana ada tudingan dan dugaan terjadi kecurangan-kecurangan yang bersifat terstruktur di KPU. Sebelum pemungutan suara kami datang menyatakan bahwa KPU profesional, sehingga ketika ada berita seperti ini kami terganggu ingin mengecek apa yang sebenarnya terjadi," kata Mahfud di lokasi, Rabu (24/4).


Mahfud MD
@mohmahfudmd
 · Apr 21, 2019
 KPU HARUS LEBIH PROFESIONAL
Pd awal Januari 2019, sy sdh ingatkan, stl pencoblosan KPU akan diserang dgn berbagai isu: kecurangan, unprofesional, memihak, diintervensi, dan sebagainya. Waktu itu sy ingatkan, @KPU_ID hrs profesional. Yg sy sampaikan di ILC itu skrng benar terjadi.


Mahfud MD
@mohmahfudmd
Kekisruhan yang skrang terjadi, antara lain, disebabkan jg oleh kurang antisipatifnya KPU dlm penanganan IT sehingga terkesan kurang profesional. Masak, salah input data sampai di 9 daerah? Masak dlm 3 hari baru terinput 5%?
Penghitung swasta/perseorangan sj sdh lbh di atas 50%.

7,201
9:26 AM - Apr 21, 2019
Twitter Ads info and privacy
5,419 people are talking about this
Mahfud bersama Asep dan Allisa pun diperkenankan mengecek ke ruang server KPU. Setelah mengecek, Mahfud merasa lega. Sebab ia tidak menemukan adanya kecurangan seperti yang dituduhkan sejumlah pihak. 

Menurutnya, kesalahan entri data dari C1 ke Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) hanya di 105 TPS dari sekitar 240 ribu TPS yang telah masuk datanya. 

"Sampai pukul 17.15 WIB TPS yang sudah entri data sudah mencapai 241.366 TPS dengan kesalahan entri itu 105 TPS, 24 di antaranya laporan masyarakat. Selebihnya ditemukan KPU sendiri," kata Mahfud,

"Dari situ kekeliruan itu berarti hanya ada 0,0004 persen, berarti ada 1:2.500 TPS. Dari situ menjadi tak mungkin kalau mau ada rekayasa terstruktur. Kalau terstruktur mestinya berpersen-persen gak mungkin ada kesengajaan," lanjutnya. 

Sehingga Mahfud meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan jangan terpengaruh dengan tudingan KPU curang. Meski demikian, ia meminta masyarakat untuk tetap mengawasi proses entri data tersebut. 


Ketua KPU Arief Budiman (kiri) dan Mahfud MD (kanan) di gedung KPU RI. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
"Kita tak anggap kesalahan itu harus dibenarkan, tetapi harus dipahami dan itu bisa diselesaikan dalam adu data pada 22 Mei nanti. Jadi jangan bertindak sendiri-sendiri dan terus terus menyebarkan hoaks seakan-akan ada rekayasa," tegas Mahfud. 

Penting dicatat, Situng KPU bukanlah hasil resmi dan tidak akan dijadikan rujukan KPU dalam menentukan hasil Pemilu.

Hasil resmi Pemilu 2019 akan merujuk pada rekapitulasi suara manual dan berjenjang dari TPS hingga nasional. Saat ini rekap masih berada di tingkat kecamatan. KPU mempersilakan masyarakat yang meragukan data C1 untuk mengoreksi di rekap tingkat kecamatan. [kumparan]
software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, bersama Guru Besar Ilmu Statistika IPB, Asep Saifudin, dan Allisa Wahid, mendatangi Kantor KPU di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat. 

Mahfud menjelaskan, maksud kedatangan mereka karena ingin memastikan proses penghitungan dan rekapitulasi suara berlangsung jujur. Sebab Mahfud mengaku risih dengan berbagai macam isu kecurangan yang dituduhkan kepada KPU.

"Kami merasa risih juga merasa terganggu dengan perkembangan terakhir di mana ada tudingan dan dugaan terjadi kecurangan-kecurangan yang bersifat terstruktur di KPU. Sebelum pemungutan suara kami datang menyatakan bahwa KPU profesional, sehingga ketika ada berita seperti ini kami terganggu ingin mengecek apa yang sebenarnya terjadi," kata Mahfud di lokasi, Rabu (24/4).


Mahfud MD
@mohmahfudmd
 · Apr 21, 2019
 KPU HARUS LEBIH PROFESIONAL
Pd awal Januari 2019, sy sdh ingatkan, stl pencoblosan KPU akan diserang dgn berbagai isu: kecurangan, unprofesional, memihak, diintervensi, dan sebagainya. Waktu itu sy ingatkan, @KPU_ID hrs profesional. Yg sy sampaikan di ILC itu skrng benar terjadi.


Mahfud MD
@mohmahfudmd
Kekisruhan yang skrang terjadi, antara lain, disebabkan jg oleh kurang antisipatifnya KPU dlm penanganan IT sehingga terkesan kurang profesional. Masak, salah input data sampai di 9 daerah? Masak dlm 3 hari baru terinput 5%?
Penghitung swasta/perseorangan sj sdh lbh di atas 50%.

7,201
9:26 AM - Apr 21, 2019
Twitter Ads info and privacy
5,419 people are talking about this
Mahfud bersama Asep dan Allisa pun diperkenankan mengecek ke ruang server KPU. Setelah mengecek, Mahfud merasa lega. Sebab ia tidak menemukan adanya kecurangan seperti yang dituduhkan sejumlah pihak. 

Menurutnya, kesalahan entri data dari C1 ke Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) hanya di 105 TPS dari sekitar 240 ribu TPS yang telah masuk datanya. 

"Sampai pukul 17.15 WIB TPS yang sudah entri data sudah mencapai 241.366 TPS dengan kesalahan entri itu 105 TPS, 24 di antaranya laporan masyarakat. Selebihnya ditemukan KPU sendiri," kata Mahfud,

"Dari situ kekeliruan itu berarti hanya ada 0,0004 persen, berarti ada 1:2.500 TPS. Dari situ menjadi tak mungkin kalau mau ada rekayasa terstruktur. Kalau terstruktur mestinya berpersen-persen gak mungkin ada kesengajaan," lanjutnya. 

Sehingga Mahfud meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan jangan terpengaruh dengan tudingan KPU curang. Meski demikian, ia meminta masyarakat untuk tetap mengawasi proses entri data tersebut. 


Ketua KPU Arief Budiman (kiri) dan Mahfud MD (kanan) di gedung KPU RI. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
"Kita tak anggap kesalahan itu harus dibenarkan, tetapi harus dipahami dan itu bisa diselesaikan dalam adu data pada 22 Mei nanti. Jadi jangan bertindak sendiri-sendiri dan terus terus menyebarkan hoaks seakan-akan ada rekayasa," tegas Mahfud. 

Penting dicatat, Situng KPU bukanlah hasil resmi dan tidak akan dijadikan rujukan KPU dalam menentukan hasil Pemilu.

Hasil resmi Pemilu 2019 akan merujuk pada rekapitulasi suara manual dan berjenjang dari TPS hingga nasional. Saat ini rekap masih berada di tingkat kecamatan. KPU mempersilakan masyarakat yang meragukan data C1 untuk mengoreksi di rekap tingkat kecamatan. [kumparan]

0 Response to "Mahfud MD Usai Tinjau Server KPU: Kesalahan Entri C1 Hanya 0,0004%"

Post a comment




>