KPU: Pemilih Tak Punya Surat C6 Tetap Bisa Nyoblos

Contoh surat pemberitahuan pemungutan suara kepada pemilih model C6.

Komisioner dari Komisi Pemilihan Umum, Wahyu Setiawan, menegaskan warga pemilih masih bisa menggunakan hak pilihnya meski tidak memiliki surat C6 (surat pemberitahuan memilih). Menurut Wahyu, diperbolehkannya memilih bagi warga yang tidak memiliki surat C6 karena berbagai hal, salah satunya bila surat itu hilang.

"Prinsipnya boleh, C6 itu kan undangan. Jika karena satu dan lain hal, sehingga C6 itu tidak dapat dibawa, misalnya yang hilang, itu tetap dapat memilih," kata Wahyu di kantor KPU di Jakarta Pusat, Selasa 16 April 2019.

Wahyu menyampaikan selama pemilih terdaftar di Tempat Pemungutan Suara (TPS), meski surat C6 hilang, maka tetap dapat memilih dengan memperlihatkan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

"Jadi C6 mestinya disampaikan ke pemilih, C6 itu hakekatnya undangan kepada pemilih untuk datang ke TPS. Tetapi jika karena alasan tadi, pemilih tidak mendapatkan C6 maka yang bersangkutan tetap dapat memilih," katanya.

Kolega Wahyu yang juga Komisioner KPU, Viryan Aziz, menerangkan C6 itu hanya bersifat untuk informasi atau memberitahukan kepada pemilih di TPS mana mereka akan melakukan pencoblosan. Tapi, apabila masyarakat tetap ingin mendapatkan C6 bisa dapat menghubungi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

"Apabila belum mendapatkan formulir C6 sampai dengan besok bisa segera menghubungi petugas KPPS, karena biasanya petugas KPPS sedang menyiapkan berbagai hal. Mungkin belum sempat membagikan tapi insya Allah akan terus dilakukan sampai besok," tutur Viryan. [viva]
software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit
Contoh surat pemberitahuan pemungutan suara kepada pemilih model C6.

Komisioner dari Komisi Pemilihan Umum, Wahyu Setiawan, menegaskan warga pemilih masih bisa menggunakan hak pilihnya meski tidak memiliki surat C6 (surat pemberitahuan memilih). Menurut Wahyu, diperbolehkannya memilih bagi warga yang tidak memiliki surat C6 karena berbagai hal, salah satunya bila surat itu hilang.

"Prinsipnya boleh, C6 itu kan undangan. Jika karena satu dan lain hal, sehingga C6 itu tidak dapat dibawa, misalnya yang hilang, itu tetap dapat memilih," kata Wahyu di kantor KPU di Jakarta Pusat, Selasa 16 April 2019.

Wahyu menyampaikan selama pemilih terdaftar di Tempat Pemungutan Suara (TPS), meski surat C6 hilang, maka tetap dapat memilih dengan memperlihatkan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

"Jadi C6 mestinya disampaikan ke pemilih, C6 itu hakekatnya undangan kepada pemilih untuk datang ke TPS. Tetapi jika karena alasan tadi, pemilih tidak mendapatkan C6 maka yang bersangkutan tetap dapat memilih," katanya.

Kolega Wahyu yang juga Komisioner KPU, Viryan Aziz, menerangkan C6 itu hanya bersifat untuk informasi atau memberitahukan kepada pemilih di TPS mana mereka akan melakukan pencoblosan. Tapi, apabila masyarakat tetap ingin mendapatkan C6 bisa dapat menghubungi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

"Apabila belum mendapatkan formulir C6 sampai dengan besok bisa segera menghubungi petugas KPPS, karena biasanya petugas KPPS sedang menyiapkan berbagai hal. Mungkin belum sempat membagikan tapi insya Allah akan terus dilakukan sampai besok," tutur Viryan. [viva]

0 Response to "KPU: Pemilih Tak Punya Surat C6 Tetap Bisa Nyoblos"

Post a comment




>