Haramkan Koalisi Dengan PKS, Bukti Sekjen PSI Tak Paham Politik


Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni dinilai tidak memahami politik dengan baik saat menyebut partainya haram berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).


Pengamat Sosial Politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun menerangkan, setidaknya ada dua kesalahan yang dilakukan Raja Juli dalam pernyataan tersebut.  

"Pertama, keliru karena kaku memahami politik. Padahal dalam politik praktis tidak ada kawan atau lawan abadi, yang ada adalah kepentingan yang abadi. Pada titik tertentu memungkinkan PSI bertemu kepentingan dengan PKS," ujar Ubedilah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (9/4). 



Raja Juli juga dinilai salah karena menghukumi haram berkoalisi dengan partai lain, dalam hal ini PKS. "Kedua, Raja Juli keliru memberi hukum haram berkoalisi. Padahal politik itu area ijtihadiah, yang tidak bisa dihukumi haram," imbuhnya. 

Selain dua kesalahan tadi, pernyataan Raja Juli juga mengisyaratkan kesadaran PSI yang tidak akan memenuhi Parliamentary Threshold 4%, alias tidak lolos ke Parlemen pada Pileg 17 April nanti. 



"Karena tidak lolos 4 % maka tidak mungkin bisa berkoalisi, lolos parliamentary threshold aja tidak," pungkas Ubedilah. 

Diwartakan sebelumnya, Sekjen PSI menyebut partainya haram berkoalisi dengan PKS. Bukan main-main, keharaman berkoalisi itu berlaku untuk semua level, mulai dari Pilpres hingga Pilkada provinsi, kabupaten dan kota seluruh Indonesia. [rmol]
software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit

Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni dinilai tidak memahami politik dengan baik saat menyebut partainya haram berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).


Pengamat Sosial Politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun menerangkan, setidaknya ada dua kesalahan yang dilakukan Raja Juli dalam pernyataan tersebut.  

"Pertama, keliru karena kaku memahami politik. Padahal dalam politik praktis tidak ada kawan atau lawan abadi, yang ada adalah kepentingan yang abadi. Pada titik tertentu memungkinkan PSI bertemu kepentingan dengan PKS," ujar Ubedilah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (9/4). 



Raja Juli juga dinilai salah karena menghukumi haram berkoalisi dengan partai lain, dalam hal ini PKS. "Kedua, Raja Juli keliru memberi hukum haram berkoalisi. Padahal politik itu area ijtihadiah, yang tidak bisa dihukumi haram," imbuhnya. 

Selain dua kesalahan tadi, pernyataan Raja Juli juga mengisyaratkan kesadaran PSI yang tidak akan memenuhi Parliamentary Threshold 4%, alias tidak lolos ke Parlemen pada Pileg 17 April nanti. 



"Karena tidak lolos 4 % maka tidak mungkin bisa berkoalisi, lolos parliamentary threshold aja tidak," pungkas Ubedilah. 

Diwartakan sebelumnya, Sekjen PSI menyebut partainya haram berkoalisi dengan PKS. Bukan main-main, keharaman berkoalisi itu berlaku untuk semua level, mulai dari Pilpres hingga Pilkada provinsi, kabupaten dan kota seluruh Indonesia. [rmol]

0 Response to "Haramkan Koalisi Dengan PKS, Bukti Sekjen PSI Tak Paham Politik"

Post a comment




>