Gugatan 'Menggusur untuk Normalisasi Sungai ala Ahok' Tak Diterima

Gugatan Menggusur untuk Normalisasi Sungai ala Ahok Tak Diterima

Sepanjang menjadi Gubernur, Basuki T Purnama (Ahok) melakukan normalisasi sungai di sejumlah titik. Untuk menormalkan fungsi sungai, maka warga yang ada di lintasan sungai digusur. Benarkah yang dilakukan Ahok?

Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) Azas Tigor Nainggolan menggugat langkah Gubernur Ahok tersebut ke pengadilan.

"Dari catatan Penggugat pada tahun 2014 terdapat 26 kasus penggusuran dengan korban sekitar 3.751 kepala keluaraga atau 13.852 jiwa. Begitu pula pada tahun 2015 telah terjadi penggusuran 41 kasus di 5 wilayah kotamadya DKI Jakarta dengan korban 5.805 kepala keluarga atau 24.817 jiwa serta di tahun 2016 terdapat 24 kasus panggusuran dengan korban sekitar 3.899 kepala keluarga atau 15.599 jiwa," demikian gugat Fakta sebagaimana tertuang dalam berkas putusan Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta yang dilansir websitenya, Senin (29/4/2019).

Salah satu yang digusur adalah RT 11, RT 12 dan RT 15 di RW 10 Bukit Duri, Tebet, Jaksel. Penggusuran itu dilakukan pada 28 September 2015 pagi. Sebagai gantinya, Ahok membangunkan rusun untuk dihuni warga yang kena gusur.

Gugatan 'Menggusur untuk Normalisasi Sungai ala Ahok' Tak Diterima

Karena tidak terima dengan penggusuran itu, FAKTA menuntut agar Gubernur meminta maaf ke masyarakat dan melakukan moratisium penggusuran. Namun pada 28 September 2017, PN Jakpus tidak menerima gugatan tersebut.

FAKTA tak terima dan mengajukan banding. Apa kata Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta?

"Menguatkan putusan PN Jakpus tanggal 28 September 2017 yang dimohonkan banding tersebut," ujar majelis banding dengan ketua Elang Prakoso Wibowo serta anggota Achmad Subaidi dan Nyoman Deddy Triparsada. [detik]

software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit
Gugatan Menggusur untuk Normalisasi Sungai ala Ahok Tak Diterima

Sepanjang menjadi Gubernur, Basuki T Purnama (Ahok) melakukan normalisasi sungai di sejumlah titik. Untuk menormalkan fungsi sungai, maka warga yang ada di lintasan sungai digusur. Benarkah yang dilakukan Ahok?

Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) Azas Tigor Nainggolan menggugat langkah Gubernur Ahok tersebut ke pengadilan.

"Dari catatan Penggugat pada tahun 2014 terdapat 26 kasus penggusuran dengan korban sekitar 3.751 kepala keluaraga atau 13.852 jiwa. Begitu pula pada tahun 2015 telah terjadi penggusuran 41 kasus di 5 wilayah kotamadya DKI Jakarta dengan korban 5.805 kepala keluarga atau 24.817 jiwa serta di tahun 2016 terdapat 24 kasus panggusuran dengan korban sekitar 3.899 kepala keluarga atau 15.599 jiwa," demikian gugat Fakta sebagaimana tertuang dalam berkas putusan Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta yang dilansir websitenya, Senin (29/4/2019).

Salah satu yang digusur adalah RT 11, RT 12 dan RT 15 di RW 10 Bukit Duri, Tebet, Jaksel. Penggusuran itu dilakukan pada 28 September 2015 pagi. Sebagai gantinya, Ahok membangunkan rusun untuk dihuni warga yang kena gusur.

Gugatan 'Menggusur untuk Normalisasi Sungai ala Ahok' Tak Diterima

Karena tidak terima dengan penggusuran itu, FAKTA menuntut agar Gubernur meminta maaf ke masyarakat dan melakukan moratisium penggusuran. Namun pada 28 September 2017, PN Jakpus tidak menerima gugatan tersebut.

FAKTA tak terima dan mengajukan banding. Apa kata Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta?

"Menguatkan putusan PN Jakpus tanggal 28 September 2017 yang dimohonkan banding tersebut," ujar majelis banding dengan ketua Elang Prakoso Wibowo serta anggota Achmad Subaidi dan Nyoman Deddy Triparsada. [detik]

0 Response to "Gugatan 'Menggusur untuk Normalisasi Sungai ala Ahok' Tak Diterima"

Post a comment




>