Elektabilitas Petahana Ambrol, BPI: Jokowi-Maruf 36,30 Persen, Prabowo-Sandi 55,19 Persen


Bimata Politica (BPI) merilis survei terbaru Pilpres 2019. Hasilnya elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul jauh di atas Joko Widodo-Maruf Amin.


Paslon nomor urut 02 meraih 55,19 persen. Sementara nomor urut 01 alias petahana, harus puas di angka 36,30 persen.

Direktur Eksekutif Bimata Politica Indonesia (BPI) Panji Nugraha mengatakan, ada beberapa faktor yang melatarbelakangi melorotnya elektabilitas Jokowi. Selain soal netralitas aparat negara, isu korupsi di pemerintahan maupun partai pendukung Jokowi ikut menjadi penyebab turunnya elektabilitas tersebut.



"Perubahan elektabilitas kedua kandidat dalam sebulan terakhir, bahkan hari-hari terakhir sebelum pemilihan, cenderung sangat dinamis dan mengikuti isu per isu," kata Panji seperti dilansir Kantor Berita RMOL Jabar.

Menurut Panji, apabila ada salah satu pendukung kandidat calon itu tersangkut korupsi. Maka akan langsung berdampak terhadap elektabilitasnya.



"Tidak menutup kemungkinan limpahan suara akan beralih ke kandidat lainnya," tandasnya.

Perlu diketahui, survei BPI digelar pada 23 hingga 29 Maret 2019 dengan margin of error 3,062 di 34 provinsi dengan melibatkan 1022 responden. Survei itu juga menunjukan angka belum menentukan pilihan atau tidak menjawab sebesar 8,51 persen. [rmol]
software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit

Bimata Politica (BPI) merilis survei terbaru Pilpres 2019. Hasilnya elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul jauh di atas Joko Widodo-Maruf Amin.


Paslon nomor urut 02 meraih 55,19 persen. Sementara nomor urut 01 alias petahana, harus puas di angka 36,30 persen.

Direktur Eksekutif Bimata Politica Indonesia (BPI) Panji Nugraha mengatakan, ada beberapa faktor yang melatarbelakangi melorotnya elektabilitas Jokowi. Selain soal netralitas aparat negara, isu korupsi di pemerintahan maupun partai pendukung Jokowi ikut menjadi penyebab turunnya elektabilitas tersebut.



"Perubahan elektabilitas kedua kandidat dalam sebulan terakhir, bahkan hari-hari terakhir sebelum pemilihan, cenderung sangat dinamis dan mengikuti isu per isu," kata Panji seperti dilansir Kantor Berita RMOL Jabar.

Menurut Panji, apabila ada salah satu pendukung kandidat calon itu tersangkut korupsi. Maka akan langsung berdampak terhadap elektabilitasnya.



"Tidak menutup kemungkinan limpahan suara akan beralih ke kandidat lainnya," tandasnya.

Perlu diketahui, survei BPI digelar pada 23 hingga 29 Maret 2019 dengan margin of error 3,062 di 34 provinsi dengan melibatkan 1022 responden. Survei itu juga menunjukan angka belum menentukan pilihan atau tidak menjawab sebesar 8,51 persen. [rmol]

0 Response to "Elektabilitas Petahana Ambrol, BPI: Jokowi-Maruf 36,30 Persen, Prabowo-Sandi 55,19 Persen"

Post a comment




>