BPN Kembali Laporkan Metro TV ke Dewan Pers

https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 05 337 2039457 bpn-kembali-laporkan-metro-tv-ke-dewan-pers-rHmNuBVLnW.jpg

 Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, kembali melaporkan stasiun televisi Metro TV ke Dewan Pers lantaran dianggap sudah tidak sesuai dengan fakta dalam menyiarkan pemberitaannya.
Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade menjelaskan pelaporan ini berkaitan dengan framing berita saat calon presiden Prabowo Subianto melakukan kampanye akbar Sumatera Barat, tetapi ditampilkan oleh Metro TV bertolak belakang dengan keadaan yang ada.

“Metro TV memberitakan bahwa pak Prabowo ditinggal pendukungnya. Bagi kami ini framing yang jahat yang dilakukan Metro tv memberikan kampanye hitam ke pak Prabowo, dan juga kami semua pendukung pak prabowo di Sumbar,” tutur Andre di Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (5/4/2019).
Andre menekanan bila dirinya berada dilokasi saat kampanye akbar yang dihadiri oleh Prabowo itu, mengingat ia merupakan salah satu caleg Gerindra yang berasal dari salah satu dapil Sumatera Barat. Sehingga ia pun sangat menyayangkan pemberintaan Metro TV terhadap kampanye Prabowo yang disebut ditinggalkan oleh pendukungnya.
“Saya datang mewakili selutuh pendukung pak Prabowo di Sumbar, ia merasa kecewa sedih dan terhina dengan berita yang diterbitkan oleh Metro tv. Maka kami melaporkan ke Dewan Pers agar Metro tv ini benar diberikan sangksi teguran kalau perlu sangsi yang tegas lagi,” beber Andre.
Dalam pelaporan ke Dewan Pers itu, Andre turut melampirkan barang bukti berupa rekaman tayangan berita Metro TV dan beberapa berita saluran tv media lain sebagai pembanding.
“Kami lampirkan barang bukti rekaman berita rekaman Metro TV dan media lain sebagai pembanding yang meberitakan hal yang sama yang berbeda dengan Metro TV,” ungkap Andre.
Pelaporan Metro TV oleh BPN ini bukanlah untuk yang pertama kali saja. Laporan Andre diterima oleh salah staff Dewan Pers bernama Astrid. Maka dari itu Andre berharap Dewan Pers dapat bertindak tegas.
“Dewan pers untuk bertindak tegas karena metro tv sudah berulang kali kesalahan dan kesalahan ya. Jadi saya minta dewan pers jangan masuk angin. Seharusnya menjelang 17 April ini, Dewan Pers gak usah lama-lama ambil tindakan tegas,” ucap dia. [okz]
software untuk mengakses internet plasa hosting jasa pembuatan website iklan baris spesifikasi komputer server kumpulan software komputer hosting and domain pengertian klaim asuransi webhost indonesia asuransi islam dedicated server indonesia pengertian premi asuransi atlas indonesia pengertian asuransi syariah web hosting terbaik di indonesia perusahaan keuangan di indonesia hosting web daftar asuransi terbaik di indonesia download software pc terbaru web hosting terbaik indonesia web hosting terbaik indonesia makalah tentang asuransi kesehatan makalah asuransi cloud hosting indonesia usaha kesehatan sekolah universitas islam attahiriyah travelling in indonesia contoh bisnis plan sederhana daftar perusahaan asuransi di indonesia universitas internasional batam webhosting terbaik cloud server indonesia file hosting indonesia hosting domain murah asuransi menurut islam jumlah penduduk indonesia biaya kuliah universitas pancasila web hosting termurah web hosting gratisan manulife indonesia pt asuransi adira dinamika indonesian travel domain murah allianz indonesia harga web hosting universitas pendidikan indonesia cara membuat server vpn peringkat universitas di indonesia web hosting support php host indonesia domain paling murah biaya kuliah universitas trisakti harga hosting website indonesia travel guide hosting domain website builder indonesia jurusan universitas indonesia domain dan hosting web hosting indonesia indonesia travel laporan keuangan perusahaan go publik daftar universitas di indonesia domain dan hosting adalah daftar asuransi terbaik kode negara indonesia pengertian hukum asuransi universitas multimedia nusantara beli domain indonesia vps indonesia asuransi perjalanan ke eropa peta indonesia lengkap webhosting indonesia makalah asuransi syariah asuransi perusahaan adira asuransi promo domain murah bus indonesia domain hosting murah daftar asuransi pengertian asuransi pendidikan Nunavut budaya Lini Dayton Freight Hard drive Data Recovery Services Donate a Car di Maryland Pengganti motor Insurance Gas/Electricity Mortgage Attorney Loans Lawyer Donate Conference Call Degree Credit
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 05 337 2039457 bpn-kembali-laporkan-metro-tv-ke-dewan-pers-rHmNuBVLnW.jpg

 Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, kembali melaporkan stasiun televisi Metro TV ke Dewan Pers lantaran dianggap sudah tidak sesuai dengan fakta dalam menyiarkan pemberitaannya.
Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade menjelaskan pelaporan ini berkaitan dengan framing berita saat calon presiden Prabowo Subianto melakukan kampanye akbar Sumatera Barat, tetapi ditampilkan oleh Metro TV bertolak belakang dengan keadaan yang ada.

“Metro TV memberitakan bahwa pak Prabowo ditinggal pendukungnya. Bagi kami ini framing yang jahat yang dilakukan Metro tv memberikan kampanye hitam ke pak Prabowo, dan juga kami semua pendukung pak prabowo di Sumbar,” tutur Andre di Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (5/4/2019).
Andre menekanan bila dirinya berada dilokasi saat kampanye akbar yang dihadiri oleh Prabowo itu, mengingat ia merupakan salah satu caleg Gerindra yang berasal dari salah satu dapil Sumatera Barat. Sehingga ia pun sangat menyayangkan pemberintaan Metro TV terhadap kampanye Prabowo yang disebut ditinggalkan oleh pendukungnya.
“Saya datang mewakili selutuh pendukung pak Prabowo di Sumbar, ia merasa kecewa sedih dan terhina dengan berita yang diterbitkan oleh Metro tv. Maka kami melaporkan ke Dewan Pers agar Metro tv ini benar diberikan sangksi teguran kalau perlu sangsi yang tegas lagi,” beber Andre.
Dalam pelaporan ke Dewan Pers itu, Andre turut melampirkan barang bukti berupa rekaman tayangan berita Metro TV dan beberapa berita saluran tv media lain sebagai pembanding.
“Kami lampirkan barang bukti rekaman berita rekaman Metro TV dan media lain sebagai pembanding yang meberitakan hal yang sama yang berbeda dengan Metro TV,” ungkap Andre.
Pelaporan Metro TV oleh BPN ini bukanlah untuk yang pertama kali saja. Laporan Andre diterima oleh salah staff Dewan Pers bernama Astrid. Maka dari itu Andre berharap Dewan Pers dapat bertindak tegas.
“Dewan pers untuk bertindak tegas karena metro tv sudah berulang kali kesalahan dan kesalahan ya. Jadi saya minta dewan pers jangan masuk angin. Seharusnya menjelang 17 April ini, Dewan Pers gak usah lama-lama ambil tindakan tegas,” ucap dia. [okz]

0 Response to "BPN Kembali Laporkan Metro TV ke Dewan Pers"

Post a comment




>